Jumat, 15 Mei 2026

Turki Kecam Israel, Sebut Serangannya ke Damaskus Usik Stabilitas

Penulis : Grace El Dora
17 Jul 2025 | 12:08 WIB
BAGIKAN
Gedung Kementerian Pertahanan Suriah rusak berat setelah dugaan serangan udara Israel di Damaskus, Suriah, Rabu (16/7/2025). (Foto: AP/ Ghaith Alsayed)
Gedung Kementerian Pertahanan Suriah rusak berat setelah dugaan serangan udara Israel di Damaskus, Suriah, Rabu (16/7/2025). (Foto: AP/ Ghaith Alsayed)

MOSKOW, investor.id – Pemerintah Turki mengecam Israel dan menyebut serangannya ke Damaskus telah mengusik stabilitas. Israel merusak perdamaian dan stabilitas di Suriah melalui serangan ke Damaskus, demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Turki seperti dikutip Sputnik, Kamis (17/7/2025).

Sebelumnya pada hari yang sama, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengonfirmasi mereka telah melancarkan serangan terhadap Markas Besar Staf Umum militer Suriah dan satu target militer di dekat istana kepresidenan di Damaskus.

“Serangan Israel ke Damaskus, menyusul intervensi militernya di wilayah selatan Suriah, merupakan tindakan sabotase terhadap upaya Suriah untuk menciptakan perdamaian, stabilitas, dan keamanan. Rakyat Suriah saat ini memiliki peluang historis untuk hidup damai dan terintegrasi dengan dunia,” demikian pernyataan kementerian tersebut, Kamis.

ADVERTISEMENT

Kementerian tersebut juga menyerukan kepada seluruh pihak yang berkomitmen untuk memanfaatkan peluang agar membantu otoritas Suriah dalam menciptakan ketenangan di bagian selatan negara itu.

Sebelumnya pada Selasa (15/7/2025), militer dan Kementerian Dalam Negeri Suriah mengerahkan pasukan ke Suwayda untuk membersihkan kota tersebut dari faksi bersenjata ilegal.

Setelah itu, mereka mulai menarik peralatan militer berat dari Suwayda menuju Damaskus, serta menyerahkan area permukiman kepada pengawasan pasukan keamanan dalam negeri. Operasi ini dilakukan setelah serangan bersenjata terhadap desa-desa Druze pekan lalu, disertai blokade jalan raya yang menghubungkan Suwayda dan Damaskus.

Pemerintah Israel memerintahkan serangan militer segera terhadap pasukan Suriah sebagai respons atas tindakan tersebut.

Israel mengeklaim bertindak tersebut demi melindungi komunitas Druze di Suriah, dengan alasan adanya ikatan erat antara komunitas Druze di Suriah dan yang berada di Israel, serta hubungan historis yang terjalin di antara mereka.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia