Kamis, 14 Mei 2026

Trump Umumkan Kesepakatan Dagang dengan Uni Eropa, Berlaku Tarif 15%

Penulis : Indah Handayani
28 Jul 2025 | 08:14 WIB
BAGIKAN
Presiden AS Donald Trump dan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen berjabat tangan usai mencapai kesepakatan dagang di lapangan golf Trump Turnberry, Turnberry, Skotlandia, Minggu (27/7/2025). (AP Photo/Jacquelyn Martin)
Presiden AS Donald Trump dan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen berjabat tangan usai mencapai kesepakatan dagang di lapangan golf Trump Turnberry, Turnberry, Skotlandia, Minggu (27/7/2025). (AP Photo/Jacquelyn Martin)

Perdana Menteri Irlandia Micheál Martin mengatakan kesepakatan ini memberi ‘kepastian dan prediktabilitas’ dalam hubungan dagang AS-UE, meskipun mengakui bahwa tarif yang lebih tinggi akan membuat perdagangan lebih mahal dan menantang.

Kanselir Jerman Friedrich Merz menyambut kesepakatan ini karena menyelamatkan industri ekspor Jerman, terutama sektor otomotif. Ia mencatat bahwa tarif untuk mobil yang sebelumnya mencapai 27,5% kini hampir dipangkas setengah menjadi 15%.

Perdana Menteri Belanda Dick Schoof menyatakan bahwa ‘tanpa tarif tentu lebih baik’, tetapi mengapresiasi Komisi Eropa yang berhasil mengamankan hasil terbaik dari negosiasi.

ADVERTISEMENT

Pemerintah Italia menyatakan bahwa tarif 15% dianggap ‘masih dapat ditoleransi’ selama itu mencakup tarif sebelumnya dan bukan tambahan baru. Mereka menekankan bahwa kesepakatan ini membantu menghindari benturan langsung antara dua kekuatan ekonomi besar.

Hubungan dagang antara Amerika Serikat dan Uni Eropa tahun lalu mencapai 1,68 triliun Euro (sekitar US$ 1,97 triliun), termasuk barang dan jasa. Uni Eropa mencatat surplus untuk perdagangan barang, namun defisit dalam jasa, yang menyisakan surplus total sekitar 50 miliar Euro dalam neraca perdagangan dengan AS.

Kesepakatan ini dipandang sebagai titik balik penting setelah berminggu-minggu ketidakpastian seputar pembicaraan dagang. UE sebelumnya telah menyiapkan skenario tanpa kesepakatan dan bahkan menggodok paket kontra-tarif untuk menanggapi ancaman dari Washington.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 1 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 1 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 1 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia