Kamis, 14 Mei 2026

PM Netanyahu Sebut Israel Akan Lakukan Pendudukan Penuh Atas Gaza

Penulis : Grace El Dora
6 Aug 2025 | 11:25 WIB
BAGIKAN
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu berbicara kepada hadirin dalam sebuah konferensi di Yerusalem, Minggu (27/8/2025). (Foto: AP/ Ohad Zwigenberg)
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu berbicara kepada hadirin dalam sebuah konferensi di Yerusalem, Minggu (27/8/2025). (Foto: AP/ Ohad Zwigenberg)

YORDANIA, investor.id – Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu akan mengumumkan rencana untuk menduduki Jalur Gaza sepenuhnya, menurut laporan media Israel.

Keputusan ini akan mendorong militer Israel untuk memperluas operasinya di seluruh wilayah kantong tersebut, termasuk wilayah-wilayah tempat para tawanan Hamas ditahan, lapor i24NEWS, The Jerusalem Post, Channel 12, dan Ynet seperti dikutip Al Jazeera pada Rabu (6/8/2025).

“Keputusan telah dibuat,” kata Amit Sega selaku kepala analis politik di Channel 12, mengutip seorang pejabat senior yang tidak disebutkan namanya di kantor Netanyahu.

ADVERTISEMENT

“Hamas tidak akan membebaskan lebih banyak sandera tanpa penyerahan diri sepenuhnya, dan kami tidak akan menyerah. Jika kami tidak bertindak sekarang, para sandera akan mati kelaparan dan Gaza akan tetap berada di bawah kendali Hamas,” lanjutnya.

Kementerian Luar Negeri Palestina mengecam rencana yang dilaporkan tersebut. Pihaknya meminta masyarakat internasional untuk segera turun tangan guna mencegah implementasinya, baik sebagai bentuk tekanan, uji coba untuk mengukur reaksi internasional, maupun yang benar-benar serius.

Laporan tersebut muncul ketika Netanyahu akan mengadakan pertemuan kabinet perangnya pada Selasa (6/8/2025) untuk membahas langkah selanjutnya bagi militer Israel di Gaza seiring perang di wilayah kantong yang terkepung tersebut mendekati dua tahun.

Netanyahu menghadapi tekanan internasional yang semakin besar untuk mengizinkan lebih banyak bantuan kemanusiaan masuk ke Gaza dan menghentikan perang di tengah meningkatnya jumlah kematian warga Palestina akibat malnutrisi dan serangan Israel.

Setidaknya 74 warga Palestina, termasuk 36 pencari bantuan, tewas dalam serangan Israel Senin (4/8/2025), menurut sumber medis di Gaza.

Pemimpin Israel tersebut juga menghadapi tekanan domestik yang semakin besar untuk mengamankan pembebasan tawanan Hamas yang tersisa di Gaza, menyusul dirilisnya rekaman tahanan Rom Braslavski dan Evyatar David yang tampak kurus kering.

Netanyahu pada hari Senin menggandakan tujuan perangnya, termasuk melenyapkan Hamas dan mengamankan pembebasan tawanan yang tersisa.

“Kita harus terus bersatu dan berjuang bersama untuk mencapai semua tujuan perang kita (yaitu) mengalahkan musuh, membebaskan sandera kita, dan memastikan Gaza tidak lagi menjadi ancaman bagi Israel,” ujar Netanyahu di awal rapat kabinet rutin pada Senin.

Pejabat senior Hamas, Osama Hamdan, pada hari yang sama menuduh Amerika Serikat (AS) dan negara-negara Barat lainnya menutup mata terhadap kekejaman Israel. Ia mengatakan, pemerintahan Netanyahu memikul tanggung jawab penuh atas nyawa para tawanan.

“Karena sikap keras kepala, arogansi, dan penghindarannya untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata, serta eskalasi perang pemusnahan dan kelaparan terhadap rakyat kita,” ucap Hamdan.

Lebih dari 60.930 warga Palestina, termasuk setidaknya 18.430 anak-anak, telah tewas di Gaza sejak Oktober 2023, menurut otoritas kesehatan Gaza.

Empat puluh sembilan tawanan, termasuk 27 orang yang diyakini telah meninggal, masih ditahan oleh Hamas, menurut otoritas Israel.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 59 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 1 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 1 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia