Netanyahu Sebut Serangan Militer ke Gaza Akan Lebih Dahsyat
YERUSALEM, investor.id – Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menyebut serangan militer ke Gaza akan lebih dahsyat. Ia membela serangan militer baru di Gaza yang lebih luas daripada yang diumumkan sebelumnya.
Menurut pemimpin otoritas Israel tersebut, di tengah meningkatnya kecaman di dalam dan luar negeri pihaknya tidak punya pilihan selain menyelesaikan tugas dan mengalahkan Hamas.
Meskipun semakin banyak warga Israel yang menyatakan keprihatinan atas perang 22 bulan tersebut, Netanyahu mengatakan Kabinet Keamanan pekan lalu telah menginstruksikan pembongkaran benteng Hamas, tidak hanya di Kota Gaza tetapi juga di kamp-kamp pusat dan Muwasi.
Sebuah sumber yang mengetahui operasi tersebut, yang berbicara dengan syarat anonim karena tidak berwenang berbicara kepada media, mengonfirmasi Israel merencanakannya di kedua wilayah tersebut.
Kamp-kamp tersebut menampung lebih dari setengah juta orang terlantar, menurut data Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), tidak termasuk dalam pengumuman Israel pada Jumat (8/8/2025).
Tidak jelas alasan serangan itu, meskipun Netanyahu menghadapi kritik akhir pekan lalu dalam koalisi yang berkuasa bahwa menargetkan Kota Gaza tidaklah cukup. Netanyahu mengatakan akan ada zona aman, tetapi area yang ditunjuk seperti itu telah dibom sebelumnya.
Empat Jurnalis Tewas
Pada Minggu (10/8/2025) malam, pemboman besar-besaran dilaporkan terjadi di Kota Gaza. Sesaat sebelum tengah malam waktu setempat, penyiar Al Jazeera melaporkan koresponden Anas al-Sharif tewas dalam sebuah serangan.
Rami Mohanna selaku direktur administrasi di Rumah Sakit Shifa yang terletak di dekatnya mengatakan serangan itu mengenai sebuah tenda jurnalis Al Jazeera di luar dinding rumah sakit. Selain al-Sharif, tiga jurnalis lain dan seorang pengemudi tewas.
Militer Israel mengonfirmasi hal tersebut, dengan menyatakan al-Sharif telah "berpura-pura menjadi jurnalis" dan menuduhnya sebagai anggota Hamas. Al-Sharif membantah memiliki afiliasi politik apa pun. Komite Perlindungan Jurnalis bulan lalu mengatakan sangat mengkhawatirkan keselamatannya dan mengatakan ia ditargetkan oleh kampanye hitam militer Israel.
Kantor Netanyahu pada Minggu malam mengatakan ia telah berbicara dengan Presiden AS Donald Trump mengenai rencana tersebut dan berterima kasih atas "dukungan teguhnya".
Menolak kelaparan di Gaza serta kampanye kebohongan global, Netanyahu berbicara kepada media asing tepat sebelum pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB.
"Tujuan kami bukanlah untuk menduduki Gaza, tujuan kami adalah untuk membebaskan Gaza," tegas Netanyahu. Termasuk demiliterisasi wilayah tersebut, katanya, militer Israel memiliki kendali keamanan yang sangat tinggi dan pemerintahan sipil non-Israel yang bertanggung jawab.
Israel ingin meningkatkan jumlah lokasi distribusi bantuan di Gaza, katanya, tetapi dalam pengarahan selanjutnya kepada media lokal, ia menegaskan: "Tidak ada kelaparan. Tidak ada kelaparan. Ada kekurangan, dan tentu saja tidak ada kebijakan kelaparan."
Netanyahu juga mengatakan ia telah memerintahkan militer Israel untuk membawa lebih banyak jurnalis asing, yang akan menjadi perkembangan yang mencolok, karena mereka tidak diizinkan masuk ke Gaza di luar pangkalan militer selama perang.
Ia kembali menyalahkan banyak masalah Gaza pada kelompok militan Hamas, termasuk kematian warga sipil, kehancuran, dan kekurangan bantuan. "Hamas masih memiliki ribuan teroris bersenjata," tegasnya, seraya menambahkan warga Palestina memohon untuk dibebaskan dari mereka.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Tag Terpopuler
Terpopuler






