Trump Ambil Alih Kendali Kepolisian Washington
WASHINGTON, investor.id – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan akan mengambil alih kendali Departemen Kepolisian Metropolitan Washington DC. Ia juga mengerahkan Garda Nasional sebagai bagian dari upaya untuk mengurangi kejahatan dan tunawisma di ibu kota negara.
“Ibu kota kita telah dikuasai oleh geng-geng kekerasan dan penjahat haus darah, gerombolan pemuda liar, maniak narkoba, dan tunawisma. Dan kita tidak akan membiarkan hal itu terjadi lagi,” papar Trump seperti dikutip Bloomberg, Senin (11/8/2025) dalam konferensi pers di Gedung Putih, Washington.
Unit Garda Nasional diharapkan membantu logistik, transportasi, dan tugas-tugas lainnya, dengan tujuan membebaskan lebih banyak polisi lokal untuk melakukan penangkapan. Hal ini serupa dengan pengerahan Garda Nasional oleh Trump di Los Angeles awal tahun ini untuk membantu petugas imigrasi federal melakukan penggerebekan.
Langkah ini diambil atas permintaan Gubernur California Gavin Newsom yang adalah anggota Partai Demokrat, sehingga memicu protes selama berhari-hari.
Trump dapat mengambil alih kendali sementara departemen kepolisian kota melalui kewenangan darurat yang diberikan dalam undang-undang berusia puluhan tahun yang memberikan otonomi politik kepada lebih dari 700.000 penduduk Washington untuk memilih wali kota dan anggota dewan kota.
Upaya gabungan ini dirancang untuk menyasar tunawisma dan kejahatan kekerasan, kata Trump.
“Anda ingin dapat meninggalkan apartemen atau rumah tempat tinggal Anda dan merasa aman, lalu pergi ke toko untuk membeli koran atau membeli sesuatu, dan Anda tidak memilikinya sekarang,” kata Trump di acara tersebut, didampingi oleh para pejabat termasuk Jaksa Agung Pam Bondi dan Menteri Pertahanan Pete Hegseth.
Kejahatan kekerasan telah menurun di Distrik tersebut selama dua tahun, menurut data kepolisian setempat. Per 3 Januari, kejahatan kekerasan di DC pada tahun 2024 berada pada titik terendah dalam 30 tahun, menurut Departemen Kehakiman AS.
Namun, langkah tersebut diambil setelah seorang mantan staf Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE) mengatakan ia diserang dalam upaya pembajakan mobil di akhir pekan awal bulan ini, yang mendorong presiden untuk menggambarkan Washington sebagai kota yang sarat kejahatan.
Gedung Putih kemudian mengumumkan ]petugas penegak hukum dari lebih dari selusin lembaga termasuk FBI, DEA, dan ATF akan dikerahkan di seluruh kota selama hampir seminggu.
Upaya presiden untuk memberikan kendali yang lebih besar di ibu kota berisiko memicu ketegangan dengan penduduk kota, yang sangat mendukung kandidat Demokrat Kamala Harris dalam pemilihan 2024 dan yang telah menanggung beban ekonomi akibat upaya Trump untuk mengurangi jumlah pegawai federal secara drastis.
Trump sebelumnya menandatangani perintah eksekutif yang memudahkan negara bagian dan kota untuk menghapus perkemahan luar ruangan di lahan federal dan memasukkan orang-orang ke dalam perawatan kesehatan mental atau kecanduan, sebuah perubahan pendekatan dari kebijakan yang ada yang selama ini berupaya mencari perumahan bagi para tunawisma terlebih dahulu dan kemudian mencari peluang perawatan bagi mereka.
Ia juga menandatangani perintah eksekutif yang membentuk panel untuk mengoordinasikan upaya peningkatan keamanan dan mengatasi grafiti dan vandalisme di kota.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






