Jumat, 15 Mei 2026

Sementara Perundingan, Israel Siapkan Operasi Duduki Kota Gaza

Penulis : Grace El Dora
20 Aug 2025 | 16:51 WIB
BAGIKAN
Tentara Israel terlihat melakukan operasi darat di Jalur Gaza pada 19 Mei 2025. (Foto: ANTARA/Xinhua/HO-Pasukan Pertahanan Israel/aa)
Tentara Israel terlihat melakukan operasi darat di Jalur Gaza pada 19 Mei 2025. (Foto: ANTARA/Xinhua/HO-Pasukan Pertahanan Israel/aa)

ISTANBUL, investor.id – Tentara cadangan Israel mulai menerima panggilan terkait rencana pendudukan Kota Gaza, meskipun Hamas telah menerima usulan gencatan senjata yang diserahkan Mesir dan Qatar, lapor media lokal seperti dikutip Anadolu, Rabu (20/8/2025).

Penyiar Channel 12 mengatakan pasukan Israel telah mengeluarkan perintah darurat yang disebut Order 8 kepada tentara cadangan untuk melakukan operasi menduduki Kota Gaza.

Laporan itu mengatakan puluhan ribu tentara cadangan diperkirakan akan dipanggil dalam beberapa hari ke depan. Kepala militer Eyal Zamir juga memperpanjang masa tugas prajurit cadangan yang saat ini bertugas.

ADVERTISEMENT

"Langkah militer baru ini merupakan persiapan untuk kemungkinan pendudukan Kota Gaza. Tentara Israel saat ini sedang melakukan semua persiapan akhir untuk melaksanakan rencana pendudukan Gaza,” jelas laporan tersebut, Rabu.

Channel 12 menekankan perundingan mengenai pertukaran tahanan dengan Hamas kemungkinan terjadi di tengah serangan. "Dan militer Israel tidak akan berhenti hingga perjanjian tercapai dan ditandatangani," katanya.

Pada Selasa (19/8/2025) Zamir menguraikan rencana invasi, termasuk meningkatkan kekuatan pasukan Israel di Gaza utara.

Pada 8 Agustus 2025, Kabinet Israel menyetujui rencana Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu untuk menduduki kembali Jalur Gaza secara bertahap, dimulai dengan Kota Gaza.

Rencana tersebut mencakup pemindahan sekitar 1 juta warga Palestina dari Kota Gaza ke selatan, diikuti dengan pengepungan kota dan penyerbuan ke permukiman.

Sebagai bagian dari upaya ini, tentara melancarkan serangan besar-besaran pada 11 Agustus di lingkungan Zeitoun, Kota Gaza, menurut saksi mata kepada Anadolu.

Serangan tersebut mencakup penghancuran rumah-rumah dengan robot jebakan, tembakan artileri, tembakan acak, dan pemindahan paksa.

Persiapan Israel terus berlanjut meskipun ada perundingan gencatan senjata tidak langsung dengan kelompok Palestina Hamas, yang telah menyetujui penangguhan operasi militer selama 60 hari berdasarkan usulan yang diajukan oleh Mesir dan Qatar.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 2 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia