Jumat, 15 Mei 2026

PBB Sebut Israel Sebabkan Kelaparan di Gaza

Penulis : Grace El Dora
23 Aug 2025 | 14:34 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi kelangkaan pangan di Jalur Gaza. (Foto: ANTARA/Anadolu/py)
Ilustrasi kelangkaan pangan di Jalur Gaza. (Foto: ANTARA/Anadolu/py)

JENEWA, investor.id – Pejabat tinggi kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan Israel menyebabkan krisis kelaparan yang diumumkan di Kegubernuran Gaza. PBB menggambarkan sebagai bencana di Jalur Gaza itu dapat diprediksi dan dicegah, namun sengaja dipicu oleh penghalangan bantuan oleh Israel.

"Ini adalah bencana kelaparan yang sebenarnya bisa kita cegah seandainya kita diizinkan," papar Tom Fletcher selaku kepala Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) dalam konferensi pers di Jenewa, Jumat (22/8/2025).

Namun, stok makanan menumpuk di perbatasan karena hambatan sistematis Israel. Ini adalah bencana kelaparan yang hanya berjarak beberapa ratus meter dari sumber makanan di tanah yang subur, katanya.

ADVERTISEMENT

Fletcher mengatakan bahwa kejadian ini adalah "kelaparan abad ke-21 yang diawasi oleh drone (pesawat nirawak) dan teknologi militer tercanggih dalam sejarah."

"Ini adalah kelaparan yang secara terbuka dipromosikan oleh beberapa pemimpin Israel sebagai senjata perang. Ini adalah kelaparan yang kita semua saksikan. Semua orang bertanggung jawab atas ini. Kelaparan Gaza adalah kelaparan dunia," imbuhnya.

Dia menekankan dampak buruk krisis tersebut terhadap warga Gaza dan menjelaskan kelaparan itu menyerang mereka yang paling rentan. "Memaksa orang tua untuk memilih anak mana yang akan diberi makan, yang memaksa orang mempertaruhkan nyawa mereka untuk mencari makanan," kata dia.

Permohonannya lugas. "Cukup sudah. Gencatan senjata, buka semua jalur penyeberangan, utara dan selatan. Izinkan penyaluran makanan dan pasokan lainnya tanpa hambatan dan dalam skala besar yang dibutuhkan. Akhiri aksi pembalasan. Sudah terlambat bagi banyak orang, tetapi tidak bagi semua orang di Gaza," sebut Fletcher.

Pernyataan Fletcher itu mengemuka setelah Klasifikasi Fase Keamanan Pangan Terpadu (IPC) mengonfirmasi kelaparan di Kegubernuran Gaza, salah satu dari lima wilayah Jalur Gaza, di mana Israel telah membunuh lebih dari 62 ribu warga Palestina sejak Oktober 2023.

Pemantau kelaparan global memproyeksikan bahwa kelaparan akan menyebar ke Deir al-Balah dan Khan Younis dalam beberapa pekan.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 2 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia