Minggu, 21 Juni 2026

Dubes Iran: Selat Hormuz Tetap Buka, tapi Berlaku Protokol Keamanan Khusus

Penulis : Erfan Ma’ruf
5 Mar 2026 | 22:25 WIB
BAGIKAN
Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi memberikan keterangan pers terkait wafatnya pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran di kediaman Duta Besar Iran, Jakarta, Senin (2/3/2026). (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)
Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi memberikan keterangan pers terkait wafatnya pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran di kediaman Duta Besar Iran, Jakarta, Senin (2/3/2026). (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

JAKARTA, investor.id – Kedutaan Besar Iran untuk Indonesia memberikan klarifikasi terkait status Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Jalur pelayaran strategis tersebut dipastikan tetap terbuka untuk lalu lintas internasional, namun dengan pemberlakuan protokol keamanan khusus bagi setiap kapal yang melintas.

Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohhamad Boroujerdi, menegaskan bahwa sebagai penyelenggara keamanan di wilayah tersebut, Iran hanya melakukan penyesuaian prosedur operasional guna mengantisipasi kondisi perang.

“Selat Hormuz tidak ditutup, selat Hormuz tetap dibuka. Kami yang menyelenggarakan keamanan di selat ini hanya memberlakukan protokol lalu lintas khusus saat-saat perang. Pihak-pihak yang benar-benar mematuhi protokol bisa dengan mudah melewati Selat Hormuz,” ujar Boroujerdi di kediamannya, Jakarta Pusat, Kamis (5/3/2026).

Boroujerdi menekankan bahwa Iran memiliki sejarah panjang dalam menjaga keamanan Selat Hormuz bagi semua negara. Ia menegaskan bahwa stabilitas di jalur tersebut harus dirasakan secara kolektif dan tidak boleh dimanfaatkan secara sepihak oleh negara tertentu.

ADVERTISEMENT

“Kami menyampaikan keamanan di Selat Hormuz untuk semua negara di mana Iran juga termasuk di dalamnya, atau sama sekali tidak boleh ada negara yang memanfaatkan keamanan di sana,” katanya.

Terkait kekhawatiran dunia internasional akan potensi penutupan jalur energi tersebut, Boroujerdi justru melemparkan kritik tajam kepada Amerika Serikat. Ia menilai kehadiran kekuatan luar kawasan sebagai faktor utama yang mengganggu stabilitas di Timur Tengah.

“Yang khawatir berkaitan dengan penutupan Selat Hormuz harus menanyakan kepada Amerika Serikat yang datang dari jauh sekali ke kawasan Timur Tengah, kemudian mengganggu keamanan di Selat Hormuz,” ujarnya.

Penegasan ini diharapkan dapat meredam spekulasi di pasar global yang sebelumnya mengkhawatirkan pemutusan total jalur distribusi di salah satu titik paling vital bagi perdagangan minyak dunia tersebut.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 1 menit yang lalu

Bahlil Pastikan Rencana Konversi LPG ke CNG Masih dalam Proses

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa rencana konversi penggunaan LPG ke CNG masih dalam tahap proses.
Market 32 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia