Minggu, 21 Juni 2026

AS Resmi Blokade Pelabuhan Iran, Harga Minyak Tampak Melandai

Penulis : Grace El Dora
14 Apr 2026 | 12:42 WIB
BAGIKAN
Sebuah kapal di Selat Hormuz, lepas pantai provinsi Musandam, Oman, pada 12 April 2026.
Sebuah kapal di Selat Hormuz, lepas pantai provinsi Musandam, Oman, pada 12 April 2026.

WASHINGTON, investor.id – Militer Amerika Serikat (AS) resmi memulai blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran pada Selasa (14/4/2026). Langkah agresif ini memicu kemarahan Teheran dan meningkatkan ketidakpastian di jalur perdagangan maritim global.

Namun, harapan akan adanya dialog damai justru memberikan napas lega bagi pasar energi, di mana harga minyak mentah mulai turun ke bawah level US$ 100 per barel.

Meskipun perundingan antara kedua negara di Islamabad menemui jalan buntu pada akhir pekan lalu, pejabat AS menyatakan komunikasi terus berjalan. Perdana Menteri (PM) Pakistan Shehbaz Sharif juga menegaskan upaya diplomatik untuk menyelesaikan konflik masih terus diupayakan.

Blokade Ketat dan Ancaman Militer

ADVERTISEMENT

Presiden AS Donald Trump menyatakan Iran telah menunjukkan keinginan untuk mencapai kesepakatan. Namun, ia menegaskan tidak akan menyetujui perjanjian apa pun yang memungkinkan Iran memiliki senjata nuklir.

Sebagai respons atas tindakan Iran yang sebelumnya menutup Selat Hormuz bagi kapal asing, Trump memerintahkan blokade total.

- Blokade AS: Militer AS akan mencegat kapal Iran serta kapal mana pun yang membayar "pajak lintasan" kepada Teheran.

- Ancaman Serangan: Trump memperingatkan akan menghancurkan kapal serbu cepat Iran yang berani mendekati area blokade.

- Tanggapan Iran: Iran menyebut blokade ini sebagai tindakan "perompakan" dan mengancam akan membalas serangan terhadap pelabuhan negara-negara tetangga di Teluk.

Data pelayaran menunjukkan kapal tanker minyak milik China Rich Starry menjadi kapal pertama yang berhasil melintasi selat tersebut pada Selasa pagi sejak blokade resmi diberlakukan.

Gencatan Senjata di Ambang Kehancuran

Ketegangan ini menempatkan gencatan senjata yang telah berlangsung selama enam minggu dalam posisi kritis. Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) menyatakan blokade akan ditegakkan secara imparsial terhadap semua negara yang keluar-masuk pelabuhan Iran, namun tetap mengizinkan transit netral ke destinasi non-Iran.

Di sisi lain, konflik di Lebanon semakin memanas. Israel terus membombardir wilayah selatan Lebanon untuk merebut kota-kota strategis dari kelompok Hizbullah. Israel dan AS berargumen operasi militer terhadap Hizbullah tidak termasuk dalam poin-poin gencatan senjata, sebuah klaim yang ditolak mentah-mentah oleh Iran.

Selat Hormuz merupakan urat nadi energi dunia yang paling krusial. Terletak di antara Oman dan Iran, selat sempit ini menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman dan Laut Arab. Sebelum konflik pecah pada Februari 2026, hampir seperlima dari total pasokan minyak dan gas dunia melintasi jalur ini setiap harinya.

Krisis ini bermula ketika serangan gabungan AS-Israel terhadap Iran memicu pembalasan berupa penutupan selat oleh Teheran. Secara historis, setiap gangguan di Selat Hormuz selalu memicu lonjakan harga energi global yang berdampak pada inflasi di berbagai belahan dunia.

Blokade pelabuhan yang dilakukan AS saat ini dipandang sebagai upaya untuk melumpuhkan ekonomi Iran secara total, namun langkah ini juga membawa risiko besar bagi keamanan pasokan barang internasional dan stabilitas kawasan Timur Tengah secara menyeluruh.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 3 menit yang lalu

Bahlil Pastikan Rencana Konversi LPG ke CNG Masih dalam Proses

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa rencana konversi penggunaan LPG ke CNG masih dalam tahap proses.
Market 34 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia