Kamis, 14 Mei 2026

Empat Cara Aman Berinvestasi dan Berasuransi

Penulis : Windarto
18 Mar 2022 | 09:40 WIB
BAGIKAN
Co-Founder Lifepal Benny Fajarai
Co-Founder Lifepal Benny Fajarai

Jakarta, Investor.id – Kasus binary option dan robot trading menjadi isu yang mengemuka dan menjadi perbincangan hangat beberapa pekan terakhir. Embel-embel investasi yang dijadikan jargon untuk mengiklankan produk tersebut menjadi informasi yang justru menjerumuskan masyarakat ke dalam praktik 'perjudian' yang merugikan. Sudah banyak korban dari praktik investasi ilegal atau penipuan mengatasnamakan investasi karena masyarakat seringkali mudah tergiur dengan keuntungan tinggi tapi tidak mau memperhatikan risiko yang bisa terjadi.

Co Founder Lifepal.co.id Benny Fajarai mengatakan, masyarakat perlu semakin berhati-hati terhadap ancaman dari praktik investasi ilegal. Karena itu hasyarakat harus memilih jenis investasi yang paling tepat dan sesuai dengan kebutuhannya, serta investasi yang menawarkan imbal hasil dengan skala yang masuk akal. Benny menyebut empat hal yang perlu dilakukan untuk menjaga investasi berjalan sesuai dengan tujuan awal sebagai investor.

  1. Kenali tipe investasi dan profil risiko sesuai dengan kebutuhan finansial.

Dalam melakukan investasi, hal pertama yang perlu dilakukan oleh seorang calon investor adalah mengenali tujuan awal dalam melakukan investasi, serta mempertimbangkan segala jenis risiko finansial yang akan dihadapi. Dengan adanya tujuan dan mempertimbangkan profil risiko secara seksama, maka akan memudahkan investor dalam memilih produk investasi sesuai dengan kebutuhan dan mencapai hasil yang diharapkan dalam investasinya.

ADVERTISEMENT
  1. Perhatikan aspek legalitas investasi.

Sangat penting untuk memahami bahwa lembaga terkait yang saat ini menjual dan menawarkan produk investasi tersebut telah mendapatkan izin yang sesuai dengan bidang usaha dan produk yang ditawarkan. Jangan terlalu mudah percaya terhadap klaim yang disampaikan oleh lembaga tersebut bahwa telah memiliki izin atau diawasi oleh pihak berwajib, berikan waktu untuk Anda melakukan riset dan pengkajian lebih lanjut untuk memastikan bahwa investasi yang Anda pilih adalah legal. Apabila memperhatikan aspek ini, maka seorang investor akan semakin terhindar dari investasi yang dapat merugikan di masa depan.

  1. Pahami regulatornya.

Melihat dan memahami regulator lembaga pembelian juga menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan guna melindungi keamanan berinvestasi. Adanya regulator yang menjamin keabsahan lembaga investasi tentunya memberikan peace of mind ekstra dimana investasi yang kita lakukan menjadi lebih aman.

  1. Baca dengan seksama ketentuan yang berkaitan dengan produk.

Seorang calon investor harus memahami secara lengkap mengenai hak dan kewajiban, manfaat, biaya dan risiko yang berkaitan dengan produk investasi tersebut. Hal ini perlu dilakukan untuk meminimalisir risiko yang didapatkan saat melakukan investasi. Dan jangan lupa, jangan sampai tergiur dengan janji keuntungan yang tidak wajar. Apabila masih merasa ragu mengenai suatu tawaran atau kesempatan investasi, Anda dapat menghubungi masing-masing kontak regulator melalui situs atau nomor berikut:

● Otoritas Jasa Keuangan (Telp: 1500-655)

● Kementerian Perdagangan (Telp: 021 3858 171)

● Badan Koordinasi Penanaman Modal (Telp: 021 5252 008)

● Kementerian Koperasi dan UKM (Telp: 021 520 436672)

● Kementerian Komunikasi dan Informasi (Telp: 021 3452 841).

Keempat cara tersebut dapat dijadikan patokan bagi masyarakat yang ingin berinvestasi dan meminimalkan risiko terjebak pada praktik investasi ilegal.

Selaku platform penyedia produk asuransi, Lifepal.co.id pun kata Benny, mendukung seluruh lapisan masyarakat Indonesia, khususnya customer setia Lifepal.co.id dalam mendapatkan kebebasan finansial di masa kini maupun hari tua yang akan datang. “Visi misi tersebut wujudkan melalui kenyamanan, keamanan dan kemudahan dalam mendapatkan beragam perlindungan asuransi mulai dari asuransi kendaraan, asuransi jiwa, asuransi kesehatan dan lain-lainnya bersama Lifepal.co.id.” ujar Benny.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 4 menit yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 21 menit yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 51 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 1 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia