Ditanya Cara Nikmati Hidup, Lo Kheng Hong: Duit Banyak Kerjaan Gak Ada
JAKARTA, investor.id - Meski memiliki kekayaan triliunan, investor saham kawakan Lo Kheng Hong dikenal dengan gaya hidup sederhana.
Salah satunya, Lo Kheng Hong mengaku tak suka dengan mobil mewah karena orang lain jadi tahu dirinya kaya dan berpotensi membuat iri.
“Saya termasuk orang yang tidak suka naik mobil mewah. Karena mobil mewah itu kan jadi semua orang tahu kita orang kaya. Bikin orang lain iri. Terus udah gitu kalau ada rampok jadi sasaran rampok juga nanti,” ungkap Pak Lo sapaan akrabnya di acara Permata Bank Wealth Wisdom, dikutip dari Youtube PermataBank, Sabtu (21/10/2023).
Ia mengatakan telah terbiasa hidup hemat dan sederhana. Dan karena itu, banyak orang bertanya-tanya bagaimana Lo Kheng Hong menikmati hidup dengan hartanya yang melimpah.
Di acara yang sama, Pak Lo menegaskan bahwa dirinya sangat menikmati hidupnya.
“Saya sangat menikmati hidup saya. Kenapa? Karena duit banyak kerjaan gak ada. Enjoy bener saya,” papar investor berusia 64 tahun itu.
Investor Saham
Menurut dia, menjadi investor saham adalah salah satu pekerjaan terbaik di dunia. “Kalau orang lain mendapatkan uang harus bekerja keras bekerja cerdas, tapi saya seorang investor saham saya tidur saja bisa menjadi kaya,” lanjut Lo Kheng Hong.
Ia pun menjelaskan dengan tidur saja bisa menjadi kaya, karena memiliki saham bagus. “Kenapa? Karena saya punya wonderful company tadi yang disebut itu. Wonderful company itu yang bisa menjadi mesin pencetak uang buat saya. Karena saya sudah memiliki saham dari wonderful company, saya tidak perlu lagi bekerja, hidup saya santai setiap hari,” papar Pak Lo yang berinvestasi saham sejak 1989.
Baca Juga:
Bursa Buka Suara terkait GOTOLo Kheng Hong merupakan investor yang sangat melihat fundamental perusahaan. Ia bisa tahan bertahun-tahun untuk menunggu saham bagus dan murah yang dibelinya naik ke harga wajar.
Tips investasi yang sering ia ucapkan adalah selalu mempelajari perusahaan itu dengan seksama, jangan membeli kucing dalam karung. Ketahui benar pengendali sebuah emiten dan pengurusnya, berapa besar labanya, serta valuasi yang murah. Untuk valuasi ini, Lo Kheng Hong selalu menyebut berpatokan pada price to book value (PBV) dan price earning ratio (PER).
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






