Menu
Sign in
@ Contact
Search
Juru Bicara Kemenkominfo Dedy Permadi. (IST)

Juru Bicara Kemenkominfo Dedy Permadi. (IST)

Kemenkominfo Percepat Pembangunan Infrastruktur Digital hingga Deploy 5G

Kamis, 30 Desember 2021 | 21:24 WIB
Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Presiden Joko Widodo telah menekankan perlunya akselerasi tranformasi digital nasional untuk lima aspek. Salah satunya berkaitan dengan percepatan perluasan akses telekomunikasi, peningkatan infrastruktur digital, dan penyediaan layanan internet yang menjadi tugas Kemenkominfo. Upaya pemerataan (deploy) jaringan 5G juga dilakukan.

Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Dedy Permadi menyatakan, pada 2021, Kemenkominfo telah membangun infrastruktur digital dari jaringan lapisan tulang punggung (backbone), jaringan inti operator dengan jaringan lokal (middle mile), dan jaringan telekomunikasi paling ujung (last mile).

Kementerian tersebut juga melakukan penataan spektrum frekuensi radio untuk optimalisasi kualitas layanan jaringan 4G, pengembangan jaringan 5G, serta menyukseskan program migrasi TV terestrial analog ke  digital (analog switch off/ASO).

Pertama, dari lapisan backbone, Kemenkominfo sejauh ini telah mennggelar jaringan kabel serat optik Palapa Ring, baik Palapa Ring Barat, Tengah, dan Timur, di mana 2021 merupakan tahun evaluasi atas pemanfaatannya,” ujar Dedy, dalam pernyataan pers ‘Mendigitalkan Indonesia: Retropeksi Kemenkominfo 2021 dan Outlook 2022, dari Press Room Kemenkominfo, Jakarta Pusat, Kamis (30/12).

Menurut dia, peningkatan utilisasi Palapa Ring masih membutuhkan penggelaran fiber optik untuk menghubungkan titik fiber optik yang belum terhubung, baik di darat maupun di laut.

Sementara itu, infrastruktur di lapisan middle mile melalui penyediaan kapasitas satelit. Indonesia saat ini menggunakan 9 satelit telekomunikasi yang setara dengan 50 Gbps dan 55% di antaranya digunakan oleh Kemenkominfo.

“Untuk memenuhi kebutuhan kapasitas satelit yang semakin meningkat, pada 2021 telah dimulai rangkaian proses konstruksi satelit multifungsi Satria-1 dengan kapasitas 150 Gbps, termasuk pembangunan komponen satelit dan roket di Prancis dan Amerika Serikat, serta 11 stasiun bumi di Indonesia,” jelasnya.

Terakhir, pada lapisan last mile, Kemenkominfo bersama mitra operator seluler telah memulai pembangunan stasiun penguat sinyal (base transceiver station/BTS) di 12.548 desa/kelurahan yang belum memiliki akses 4G.

Total jumlah pembangunan BTS itu mencakup 9.113 di wilayah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T) dilakukan oleh BLU Bakti Kemenkominfo. Sisanya, 3.435 BTS di wilayah non-3T/komersial oleh operator seluler.

Selain pembangunan infrastruktur yang masif, Kemenkominfo terus memastikan kualitas layanan telekomunikasi di Indonesia.

“Untuk itu, tahun 2021, Kemenkominfo telah menyelesaikan pembangunan Pusat Monitoring Telekomunikasi (PMT) yang akan mengukur quality of service (QoS) dan quality of experience (QoE), dan menindaklanjuti layanan atas keluhan masyarakat terkait dengan gangguan layanan secara real-time di 514 kabupaten/kota,” tandas dia.

Target 2022

Pada 2022, Kemenkominfo akan terus membangun infrastruktur telekomunikasi sesuai dengan perencanaan dalam Roadmap Indonesia Digital. Kemenkominfo akan fokus menyelesaikan pembangunan di lapisan backbone hingga last mile.

“Di lapisan backbone, kami akan mengoptimalkan utilisasi jaringan kabel serat optik Palapa Ring melalui penggelaran ekstensi Palapa Ring Integrasi sepanjang 12.083 KM,” ujar Dedy.

Sementara itu, pada lapisan middle mile, Kemenkominfo akan menambah kapasitas satelit dan pembangunan gateway.

“Dan untuk lapisan last mile, kami akan menyelesaikan pembangunan BTS bersama operator seluler untuk memastikan jangkauan konektivitas 4G di 12.548 desa/kelurahan yang belum terjangkau sinyal 4G,” paparnya.

Sebagai bagian dari evaluasi pembangunan,  tahun 2022, terdapat beberapa tantangan pembangunan infrastruktur digital, yakni keterbatasan pembiayaan, khususnya bagi pembangunan di wilayah 3T. Karena itu, Kemenkominfo akan melakukan terobosan melalui skema bauran pembiayaan (blended financing).

“Selain itu, pembangunan infrastruktur telekomunikasi terkendala topografi, atau kontur, bentang alam, serta keberagaman medan yang mendorong bauran pilihan teknologi telekomunikasi, serta inovasi dan adaptasi dalam proses pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur,” tegas dia.

Penataan Frekuensi

Dedy melanjutkan, program lain yang telah dilakukan sepanjang tahun 2021 adalah penataan (farming) dan penataan ulang (refarming) spektrum frekuensi radio, baik untuk optimalisasi kualitas layanan jaringan 4G, pengembangan jaringan 5G, serta menjalankan program ASO.

Khusus penggelaran 5G, telah dilakukan layanan komersial 5G di beberapa area residensial dan hotspot di 13 kota di Indonesia melalui tiga operator seluler, yakni  Telkomsel, Indosat Ooredoo, dan XL Axiata.

“Kemenkominfo melalui operator seluler juga telah menghadirkan 5G experience di beberapa event, seperti di peluncuran Gerakan Bangga Buatan Indonesia di Labuan Bajo (NTT), PON XX Papua di Stadion Lukas Enembe (Papua), dan pameran Pusat Inovasi Digital Industri 4.0 di Jakarta,” ujarnya.

Menurut dia, Kemenkominfo akan terus mendorong pengembangan konektivitas 5G. Salah satunya dilakukan dengan menghadirkan 5G experience dalam gelaran MotoGP Mandalika tahun 2022 dan event penting pada G20 mendatang.

Selain itu, penataan spektrum frekuensi radio juga dilakukan untuk memfasilitas program ASO, atau digitalisasi TV. ASO akan diberlakukan dalam tiga tahap, yakni tahap I pada 30 April 2022, tahap II pada 25 Agustus 2022, dan tahap III pada 2 November 2022.

“Dengan demikian, Indonesia segera menyambut era baru siaran TV digital,” papar Dedy.

Dalam penyelesaian program ASO, saat ini, Kemenkominfo mendorong komitmen penyelenggara layanan multipleksing untuk berkontribusi dalam penyediaan set top box (STB) gratis bagiokrumah tangga miskin secara mencukupi.

“Kemenkominfo akan terus mendorong agar komitmen penyelenggara multipleksing dapat memenuhi kebutuhan STB tersebut,” pungkas Dedy.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com