Jumat, 15 Mei 2026

2025, Kemenkominfo Berharap Implementasi 5G Sudah Merata

Penulis : Abdul Muslim
7 Feb 2022 | 21:00 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi Teknologi 5G-Computerworld/IST
Ilustrasi Teknologi 5G-Computerworld/IST

JAKARTA, investor.id - Penyelenggara, atau operator seluler di Tanah Air telah mulai mengimplementasikan teknologi seluler 5G secara komersial sejak tahun 2021. Kementerian dan Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) pun berharap, implementasinya akan merata pada 2025.

Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Kemenkominfo Ismail mengatakan, Kemenkominfo telah menelaah bahwa pengalaman dari implementasi 4G di Indonesia membutuhkan waktu sekitar enam sampai tujuh hingga relatif merata seperti sekarang.

“Maka, 5G tentu kita harapkan akan bisa lebih cepat dari itu. Waktunya sejak diimplementasikan tahun 2021, kita harapkan tahun 2024 sampai 2025 sudah bisa meluas dan merata, seperti halnya kondisi 4G seperti sekarang,” tutur Ismail, dalam Webinar Road to Indonesia 5G Security Readiness dari Jakarta Pusat, Senin (7/2). 

ADVERTISEMENT

Dia pun menekankan bahwa kata kunci dari dimulainya penggunaan 5G adalah tepat waktu dan tepat sasaran. “Kata kuncinya adalah in time, tepat waktu dan tepat sasaran yang selalu menjadi isu dan pembahasan, baik dari kementerian, atau pemerintah dan regulator dengan para operator,” tandasnya.

Pada kesempatan itu, Ismail pun mengingatkan jika implementasi 5G dilakukan dalam waktu cepat kemungkinan besar Indonesia akan menanggung biaya learning dari sebuah teknologi 5G. Sebaliknya, jika terlalu lambat, Indonesia akan menjadi pasar serta tidak menjadi tuan rumah di negeri sendiri. 

“Jadi, implementasi 5G merupakan sebuah keniscayaan. Tapi, harus kita atur ritme dan timing-nya agar implementasinya benar-benar produktif buat kepentingan bangsa dan negara,” jelasnya.

Menurut dia, implementasi teknologi 5G pada 2021 ditandai ketika tiga operator besar di Indonesia, yakni Telkomsel, Indosat, dan XL Axiata telah menyatakan komersial dan membangun layanannya di beberapa kota di dalam bentuk spot area

“Tapi, kita tentu belum cukup puas dalam kondisi seperti ini. Masih banyak tantangan-tantangan yang harus dikembangkan lagi agar implementasi 5G bisa berkembang sangat cepat, atau lebih cepat dari yang kita harapkan,” tandas dia.

Keunggulan

Dibandingkan generasi teknologi sebelumnya, lanjut Ismail, perkembangan 5G memberikan nuansa berbeda. Ketika Indonesia bermigrasi dari teknologi 3G ke 4G, sebagian besar isu hanya persoalan kecepatan transformasi informasi data, atau koneksi melalui internet menggunakan teknologi mobile broadband.

“Tapi, perkembangan dari 4G ke 5G agak berbeda. Karena, 5G memberikan nuansa yang lebih luas dari sekadar masalah user experience,” jelas Ismail.

Teknologi 5G disebutnya memiliki banyak keunggulan, selain menyoal kecepatan data, seperti mengenai kecepatan transformasi informasi dengan latensi yang sangat rendah.

Implementasi 5G juga disebutnya akan mendorong banyaknya pengguna baru dari hanya sekadar use case connectivity melalui mobile broadband, termasuk kemampuan untuk menangani perangkat dalam jumlah besar. 

Manfaat lain teknologi 5G yang telah menjadi isu saat ini adalah penggunaan realitas virtual (virtual reality) dan realitas tertambah (augmented reality) yang kemudian diterjemahkan dalam bentuk Metaverse

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia