Jumat, 15 Mei 2026

Delegasi DEWG G20 Sepakati Tata Kelola Data Global

Penulis : Abdul Muslim
31 Mar 2022 | 20:43 WIB
BAGIKAN
Tampak di layar Sekjen Kemenkominfo Mira Tayyiba memimpin sidang pertemuan pertama DEWG G20. (IST)
Tampak di layar Sekjen Kemenkominfo Mira Tayyiba memimpin sidang pertemuan pertama DEWG G20. (IST)

JAKARTA, investor.id - Para delegasi pada Pertemuan Pertama Kelompok Kerja Ekonomi Digital (Digital Economy Working Group/DEWG) G20 hari kedua dengan agenda pembahasan tentang arus data lintas batas negara menghasilkan kesepakatan penting tentang tata kelola data global.

Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika (Sekjen Kemenkominfo) Mira Tayyiba menyatakan, delegasi negara anggota G20 menyepakati tata kelola data global merupakan hal penting dalam mendukung pelindungan data pribadi, bisnis dan perdagangan internasional, serta arus data lintas negara.

"Delegasi sepakat bahwa kerangka tata kelola data global meliputi pelindungan data pribadi, privasi data, dan penghapusan hambatan perdagangan menjadi dasar untuk mendukung operasi bisnis, perdagangan internasional, serta arus data lintas negara," ujar dia, dalam Pertemuan Pertama DEWG G20 yang berlangsung hibrida di Hotel Aruna Senggigi, Lombok Barat, NTB, dikutip Kamis (31/03/2022).

ADVERTISEMENT

Mira yang juga menjadi Chair DEWG G20 menyampaikan, delegasi negara anggota G20 yang hadir secara virtual mendukung isu prioritas arus data lintas negara menjadi bahasan dialog multistakeholders sesuai rekomendasi Presidensi G20 Italia sebelumnya

"Delegasi mendukung upaya menemukan kesepahaman bersama tentang arus data dan identitas digital dalam lingkungan yang aman serta melanjutkan pembahasan dalam presidensi sebelumnya," jelasnya.

Dia menjelaskan beberapa hal penting yang menjadi perhatian delegasi negara anggota G20. Perhatian itu mengenai pertimbangan untuk tidak membuka diskusi tentang definisi trust dalam istilah Data Free Flow with Trust dan empat prinsip dalam arus data lintas negara.

"Namun, mereka fokus dalam praktik dan operasional untuk menghargai aturan yang berbeda-beda dari masing-masing negara G20," ungkap Mira.

Menurut Sekjen Kemenkominfo, para delegasi juga menyarankan G20 untuk mengambil langkah secara bertahap. Fokus pun dilakukan pada upaya yang tidak terlalu ambisius dengan berbagi kebijakan dan pengalaman berkaitan dengan tata kelola data.

Meskipun demikian, Mira meminta para delegasi untuk melanjutkan perkembangan terhadap isu tersebut sesuai konsep yang diajukan Presidensi G20 Indonesia.

"Isu arus data lintas negara merupakan isu yang cukup menantang. Kami akan meminta persetujuan Anda untuk melanjutkan masalah penting ini ke arah yang telah kami jabarkan melalui konsep yang diusulkan Presidensi G20 Indonesia," tandasnya.

Berlangsung 2 Hari

Pertemuan Pertama DEWG G20 dibuka oleh Menteri Komunikasi dan Informatika RI Johnny G Plate serta dipimpin oleh Chair DEWG Mira Tayyiba dan Alternate Chair Dedy Permadi.

Pertemuan berlangsung selama dua hari, Selasa-Rabu (29-30/03/2022),  itu diikuti secara virtual oleh delegasi negara-negara anggota G20 serta negara maupun organisasi internasional yang diundang.

Selain itu, para Global Knowledge Partners dan National Knowledge Partners turut menghadiri pertemuan ini untuk memaparkan hasil kajian terhadap masing-masing isu prioritas yang diangkat dalam DEWG. 

Dalam Presidensi G20 Indonesia, Kemenkominfo, sebagai pengampu DEWG G20, mendorong pembahasan tiga isu prioritas, yaitu Konektivitas dan Pemulihan Pascapandemi Covid-19 (Connectivity and PostCovid-19 Recovery), Kecakapan dan Literasi digital (Digital Skills and Digital Literacy), serta Arus Data Lintasnegara (Data Free Flow with Trust and Cross-Border Data Flow).

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia