Menu
Sign in
@ Contact
Search
Start-up Astro yang menjanjikan pesanan sampai dalam 15 menitan ke konsumen. (IST)

Start-up Astro yang menjanjikan pesanan sampai dalam 15 menitan ke konsumen. (IST)

Start-up Astro Raih Pendanaan Seri B US$ 60 Juta

Senin, 30 Mei 2022 | 16:05 WIB
Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Astro, start-up pengelola platform layanan pengiriman bahan makanan 15 menit yang berbasis di Jakarta, telah menutup putaran pendanaan Seri B senilai US$ 60 juta. Dengan pencapaian ini, perusahaan pun telah memperoleh total pendanaan US$ 90 juta sejak perusahaan diluncurkan sembilan bulan lalu.

Putaran pendanaan seri B tersebut dipimpin oleh Accel, Citius, dan Tiger Global, dengan partisipasi dari investor lama, yakni AC Ventures, Global Founders Capital, Lightspeed, dan Sequoia Capital India.

Kecepatan Astro dalam menarik investasi menunjukkan perlunya investasi awal yang besar dan kuat guna menopang ekspansi bisnis pengiriman bahan makanannya. Perusahaan perlu membangun infrastruktur logistik dengan cepat dan mengunci pelanggan setia di depan para pesaingnya.

Baca juga: Start-up Astro Raih Pendanaan Seri A US$ 27 Juta

Didirikan oleh veteran Tokopedia, Vincent Tjendra, Astro berencana untuk membelanjakan hasil pendanaannya tersebut untuk meningkatkan akuisisi pengguna, pengembangan produk, dan mempekerjakan lebih banyak staf karyawan dari sekitar 200 tim saat ini.

Astro saat ini telah beroperasi di sekitar 50 lokasi di wilayah Jabodetabek, wilayah dengan 30 juta penduduk, melalui armada yang ditopang oleh sekitar 1.000 pengemudi pengiriman. Pendapatan perfusahaan pun telah tumbuh lebih dari 10 kali lipat selama beberapa bulan terakhir dan unduhan aplikasinya mencapai 1 juta.

“Start-up Astro bersaing dengan pemain lama, antara lain Sayurbox, HappyFresh, dan TaniHub untuk memenangkan persaingan para pengguna. Pelanggannya mulai dari profesional yang bekerja hingga orang tua muda di rumah yang mencari kenyamanan,” kata Tjendra, dalam pernyataannya, dikutip techcrunch.com, Senin (30/5/2022).

Baca juga: 15 Start-up Terpilih Ikuti Program SSI Batch 4

Pengiriman bahan makanan dikenal menghabiskan banyak uang. Tetapi, Tjendra memperkirakan margin akan meningkat seiring dengan berkembangnya skala bisnis. Sumber pendapatan utama perusahaan adalah dari margin kotor yang diperoleh dari barang yang dijual dan biaya pengiriman yang dibayar pelanggan.

“Sebagian besar biaya bisnis berasal dari pengiriman yang akan turun seiring waktu saat kami menerapkan hub dan selanjutnya mengurangi area jarak pengiriman,” imbuhnya.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com