Jumat, 15 Mei 2026

Kemenkominfo Gelar Kelas Kebal Hoaks di Denpasar

Penulis : Indah Handayani
21 Sep 2022 | 15:10 WIB
BAGIKAN
Kemenkominfo bersama GNLD dan MAFINDO menyelenggarakan kegiatan literasi digital Kelas Kebal Hoaks di Kota Denpasar, Bali.
Sumber: Istimewa
Kemenkominfo bersama GNLD dan MAFINDO menyelenggarakan kegiatan literasi digital Kelas Kebal Hoaks di Kota Denpasar, Bali. Sumber: Istimewa

JAKARTA, investor.id - Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemenkominfo) bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi dan Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) menyelenggarakan kegiatan literasi digital Kelas Kebal Hoaks di Kota Denpasar, Bali.

Kelas tersebut diikuti oleh 50 peserta dari kalangan masyarakat umum diantaranya Universitas Negeri Pendidikan Ganesha, PSM Desa Mengwi , Sahabat Netra Bali, KITAPIXEL Digital. Kelas Kebal Hoaks bertujuan untuk membangun daya berpikir kritis masyarakat terhadap informasi-informasi yang tersebar di dunia maya, terhindar terhindar dari berita hoaks, dan mengedukasi masyarakat untuk memanfaatkan alat atau metode untuk memeriksa fakta sebuah informasi.

Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik (IKP) Dinas Kominfos Provinsi Bali I Ketut Swika yang mewakili Gubernur Provinsi Bali mengatakan, upaya mencerdaskan masyarakat melalui literasi digital adalah tanggung jawab bersama dan tidak bisa dilaksanakan oleh pemerintah saja.

ADVERTISEMENT

“Oleh karena itu, atas nama pemerintah provinsi Bali dan masyarakat Bali, kami menyambut baik dan memberikan penghargaan atas pelaksanaan Kelas Kebal Hoaks oleh MAFINDO” ujarnya dalam keterangan pers, Rabu (21/9/2022).

Koordinator MAFINDO Wilayah Bali Indria Trisni Puspita menjelaskan, dapat mengakses beberapa situs untuk mengetahui fakta informasi yang tersebar di internet, “Pencarian artikel dan keasliannya dapat dilakukan di beberapa situs seperti turnbackhoax.id, cekfakta.com, atau kanal cek fakta milik media seperti cekfakta.tempo.co, cekfakta.kompas.com dan media-media lainnya.” jelas Indria.

Sedangkan Pemeriksa Fakta MAFINDO Riza Dwi Maqruf menjelaskan, tentang pemanfaatan Google Lens untuk melakukan  terifikasi informasi-informasi dari media sosial. “Selain menggunakan keywords terkait foto yang ingin dicari, kita bisa juga menggunakan Google Lens dengan cara buka aplikasinya kemudian arahkan kamera ke foto yang ingin dicari klasifikasinya.” jelas Riza.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia