Kamis, 14 Mei 2026

Pentingnya Pembiasaan Pola Makan dan Hidup Bersih Sejak Dini

Penulis : Indah Handayani
23 Nov 2019 | 01:12 WIB
BAGIKAN
 Danone Indonesia memperluas jangkauan program edukasi Isi Piringku untuk anak 4-6 tahun kepada sejumlah guru pendidikan usia dini, pemerintah dan dinas tingkat daerah, hingga organisasi kemasyarakatan terkait intervensi pola asuh dan gizi seimbang pada masa kanak-kanak.
Danone Indonesia memperluas jangkauan program edukasi Isi Piringku untuk anak 4-6 tahun kepada sejumlah guru pendidikan usia dini, pemerintah dan dinas tingkat daerah, hingga organisasi kemasyarakatan terkait intervensi pola asuh dan gizi seimbang pada masa kanak-kanak.

JAKARTA, investor.id – Kebiasaan pola makan dan hidup bersih sehat perlu dibiasakan sejak dini, terutama untuk mencegah berbagai tantangan kesehatan yang akan dimiliki anak di masa depan. Dalam hal ini, peran orang tua dan tenaga pengajar di lembaga pendidikan sangat penting untuk memulai edukasi tentang pentingnya pemenuhan nutrisi, terutama di lingkungan belajar seperti sekolah.

Oleh karena itu, Danone Indonesia memperluas jangkauan program edukasi Isi Piringku untuk anak 4-6 tahun kepada sejumlah guru pendidikan usia dini, pemerintah dan dinas tingkat daerah, hingga organisasi kemasyarakatan terkait intervensi pola asuh dan gizi seimbang pada masa kanak-kanak. Saat ini, sekitar 17,7% balita di Indonesia masih mengalami gizi kurang dan gizi buruk, hingga 30,8% terindikasi stunting.

Di luar itu, sekitar 55% balita mengalami kekurangan energi, dan lebih dari 80% anak usia 4-12 tahun kekurangan EPA+DHA. Di Jakarta Utara sendiri, terdapat penurunan angka gizi buruk di 6 kecamatan dari 194 anak di tahun 2017 menjadi 34 anak pada tahun 2018. Kondisi tersebut dapat disebabkan oleh kekurangan akses pangan bergizi, ketidaktahuan mengenai gizi, hingga kurangnya akses air bersih, sanitasi, dan perilaku hidup bersih sehat.

Wailayati Ningsih, Health and Nutrition Sustainable Development Senior Manager Danone Indonesia menjelaskan salah satu hal yang penting dilakukan untuk keunggulan bangsa adalah dengan memajukan kesehatan anak-anak usia dini. Lembaga pendidikan memiliki peran besar dalam menentukan pembelajaran anak, termasuk edukasi mengenai gizi seimbang dan perilaku hidup bersih sehat.

ADVERTISEMENT

"Di tengah-tengah perayaan Hari Kesehatan Nasional, kami melanjutkan edukasi pola asuh dan Isi Piringku 4-6 tahun di Jakarta Utara sebagai perwujudan misi kami untuk membawa kesehatan melalui makanan ke sebanyak mungkin masyarakat," ungkapnya dalam keterangan pers.

Misi ini sejalan dengan salah satu edukasi berkelanjutan oleh Danone di Indonesia Kampanye Edukasi Isi Piringku 4-6 Tahun kepada guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), ibu PKK, hingga orang tua terkait anjuran gizi seimbang, hidrasi sehat, cuci tangan pakai sabun (CTPS), anjuran aktivitas fisik, keamanan pangan, hingga pemantauan tumbuh kembang untuk anak usia 4-6 tahun. Edukasi yang konsisten kepada anak-anak dalam institusi pendidikan dini diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan hidup sehat yang dapat diteruskan hingga ia dewasa nanti.

Dokter spesialis gizi dr. Dian Kusumadewi, M.Gizi menambahakn Konsumsi gizi seimbang sesuai dengan anjuran Isi Piringku bagi anak 4-6 tahun harus dilakukan untuk memastikan anak memiliki tumbuh kembang sesuai dengan usianya. Periode emas tumbuh kembang anak-anak ada dalam rentang 1000 Hari Pertama Kehidupan. Namun, kebiasaan konsumsi gizi yang baik perlu dipertahankan bahkan saat anak sudah menginjak usia 4-6 tahun. Gizi seimbang seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral memiliki fungsi tersendiri dalam metabolisme dan kesehatan anak, sehingga harus dikonsumsi secara seimbang menurut jenis, jumlah, dan jadwal pemberiannya.

"Selain itu, mereka dianjurkan untuk mengonsumsi 8 gelas air, beraktivitas fisik, dan melakukan pemantauan pertumbuhan," tutupnya.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 4 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 13 menit yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 30 menit yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 1 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia