Jumat, 15 Mei 2026

Ada Hepatitis Akut, IDAI Belum Rekomendasikan PTM Ditunda

Penulis : Maria Fatima Bona
7 Mei 2022 | 21:40 WIB
BAGIKAN
RSCM. Foto: beritasatu.com/Istimewa
RSCM. Foto: beritasatu.com/Istimewa

JAKARTA, Investor.id - Hepatitis akut yang sedang menjadi sorotan saat ini menyasar kelompok anak. Meski begitu,  Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) belum menyarankan pemerintah untuk menunda pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM).

“Sampai saat ini belum ada keputusan IDAI untuk menyarankan  PTM itu  ditunda, namun tidak tahu dalam perkembangan  karena kita masih menginvestigasi. Apakah benar-benar sudah masuk ke kita Indonesia atau itu kasus-kasus sporadis. Jadi kita belum memutuskan itu (PTM ditunda),” ujar Ketua Unit Kerja Koordinasi (UKK) Gastro-Hepatologi Ikatan Dokter  Anak Indonesia (IDAI) Muzal Kadim  dalam dialog virtual terkait Hepatitis Akut yang Belum Diketahui Etiologinya” , Sabtu (7/5/2022).

Sebagaimana diketahui, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan DKI Jakarta melakukan investigasi kontak untuk mengetahui faktor risiko terhadap tiga kasus hepatitis akut pada tiga pasien anak yang dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional (RSUPN) Dr Cipto Mangunkusumo yang meninggal dunia.

Selanjutnya, ketika ditanya kemungkinan ada peningkatan kasus hepatitis akut pada anak dan potensi bahaya yang akan terjadi, Muzal menuturkan peningkatan kasus kemungkinan bisa saja terjadi.  Saat ini, kata dia, masih dalam tahap investigasi dan apabila ada peningkatan, maka kebijakan akan berubah termasuk usulan penundaan PTM.

ADVERTISEMENT

“Jadi bisa saja kebijakan akan berubah  setiap waktu, bisa saja nanti PTM kemungkinan ditunda, tetapi melihat situasi ke depan yakni melihat perkembangan,” ucapnya seperti dikutip Beritasatu.com.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia