Menu
Sign in
@ Contact
Search
Kanker Payudara. Foto ilustrasi; IST

Kanker Payudara. Foto ilustrasi; IST

Siloam Hospitals Makassar Edukasi Tanda Kanker pada Wanita

Jumat, 19 Agustus 2022 | 15:24 WIB
Mardiana Makmun (mardiana@investor.co.id)

Makassar, investor.id – Waspada, tanda-tanda kanker umumnya berupa benjolan. Namun beberapa kanker ditandai dengan bentuk lain.

“Perlu diketahui, kanker merupakan jenis tumor yang mengancam. Awal mula kehadiran kanker dalam diri dapat dikenali dengan adanya benjolan tidak normal dari suatu bagian tubuh yang tidak dapat dikendalikan oleh tubuh itu sendiri. Istilah ini kerap kali disebut juga sebagai tumor,” jelas Dokter Spesialis Bedah Onkologi di Siloam Hospitals Makassar, dr John S L A Pieter, SpB (K) Onk  dalam bincang-bincang bertema Wanita dan Kanker melalui melalui Instagram Live pada Selasa, 16 Agustus 2022.

Dr John memaparkan, tumor dibagi menjadi dua jenis, yaitu jinak dan ganas. “Tumor dapat dikatakan jinak apabila tumbuh lambat, tidak berakar, bagian benjolan mudah digerakkan, tidak sakit, kenyal atau padat berkonsistensi dan permukaan rata dengan batas yang jelas," kata dr John Pieter

“Sebaliknya, tumor dapat dikatakan ganas jika tumbuh cepat, berakar sehingga sulit digerakan, konsistensi padat dan keras, dapat menyebar, hingga berpotensi mengakibatkan kematian,” lanjut dr John.

dr John Pieter yang berpraktik setiap Senin, Selasa, dan Jumat pukul 13.00 - 14.00 WITA di Siloam Hospitals Makassar juga menuturkan, "Umumnya, bagian tubuh yang sering terkena kanker antara lain, leher rahim, payudara, paru, hati, darah, kulit, hidung, dan usus besar. Salah satunya yang perlu diwaspadai adalah kanker pada payudara," ungkap dr John.

Kanker payudara (carcinoma mammae) menjadi penyakit yang sering terjadi pada wanita. Penyakit ini jarang menimpa pria. Bila ada perubahan bentuk atau ada rasa sakit pada bagian sekitar, kondisi tersebut perlu diwaspadai.

Karena itu, deteksi dini penting dilakukan. Tak hanya berpatokan pada kanker payudara saja, melainkan jenis kanker lainnya yang berpotensi timbul dalam tubuh.

"Diagnosis kanker dapat berupa tindakan anamnesis, pemeriksaan fisis, mammografi, dan USG. Secara lebih lanjut, terapi pengobatan penyakit ini meliputi, tindakan operasi, penyinaran, kemoterapi, hormonal terapi, dan immuno terapi," ujar dr John.

Pada stadium dini (kuratif), tindakan pengobatan dapat dilakukan melalui BCT, MRM dengan adjuvant kemoterapi, radioterapi, hormonal terapi. Sedangkan pada stadium lanjut (paliatif), tindakan pengobatan yang utama adalah hormonal terapi dengan tambahan radioterapi atau kemoterapi, serta operasi.

"Pentingnya deteksi dini karena prognosis untuk kemungkinan hidup berkisar 5 tahun. Stadium 1 berkisar 90-95%, stadium 2 berkisar 70-75%, dan stadium 3 & 4 berkisar 10-25%," ucap dr John Pieter.

Slogan WASPADA

Menutup sesi bincang sehat kali ini, dr John Pieter turut menggencarkan slogan WASPADA agar wanita dapat melakukan deteksi dini mengenai kemunculan kanker, bahkan secara jangka panjang dapat terbebas dari kanker.

Dr John memaparkan, WASPADA adalah :

W = Waktu buang air besar atau kecil, apakah ada perubahan?

A = Alat pencernaan, apakah terganggu atau ada kesulitan menelan?

S = Suara serak atau batuk yang tidak kian sembuh.

P = Payudara atau bagian lain, apakah ada benjolan?

A = Andeng-andeng yang berubah sifatnya.

D = Darah atau lendir yang abnormal keluar dari tubuh.

A = Adanya luka atau koreng yang tidak kunjung sembuh.(

Editor : Mardiana Makmun (mardiana.makmun@investor.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com