IDAI: Kasus Gagal Ginjal Akut pada Anak Lewati Puncak
JAKARTA, Investor.id - Ketua Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr. Piprim Basarah Yanuarso menyebutkan tren kasus gagal ginjal akut misterius atau Acute Kidney Injury (AKI) pada anak telah melewati puncak pada September 2022.
"Jadi mudah-mudahan kita berharap kasus gagal ginjal misterius ini segera berakhir setelah data Oktober meunjukkan penurunan," ucapnya saat memberikan keterangan pers mengenai "Gagal Ginjal Akut Misterius pada Anak" secara daring, Selasa (11/10/2022).
Piprim menyebutkan, awal kemunculan kasus gagal ginjal akut misterius pada anak masih memiliki hubungan dengan Covid-19. Namun berdasarkan analisis kasus ternyata ada kasus ginjal akut misterius atau AKI yang sebelumnya tidak memiliki riwayat positif Covid-19.
Situasi ini, kata Piprim, akan terus didalami terkait perkembangan. Pasalnya, anak-anak yang mengalami gagal ginjal biasanya ada masalah ginjal bawaan tetapi pada pasien AKI ginjalnya normal, sehingga bukan kelainan bawaan.
Untuk itu, ia menegaskan AKI merupakan hal yang masih perlu didalami lebih lanjut. Sebab, angka kematiannya tinggi.
Kendati demikian, masyarakat dihimbau untuk tidak panik, namun tetap waspada dan tidak perlu panik berlebihan karena kepanikan akan membuat segala menjadi tidak terkendali. "Jadi kita waspada boleh tetapi panik jangan," ucapnya.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler


