Jumat, 15 Mei 2026

Polusi Udara, Guru Besar ITB Paparkan Sederet Solusi

Penulis : Kunradus Aliandu
27 Aug 2023 | 06:33 WIB
BAGIKAN
Asap Mobil Picu Serangan Jantung
Asap Mobil Picu Serangan Jantung

JAKARTA. investor.id - Guru Besar Teknik Lingkungan Institut Teknologi Bandung (ITB) Puji Lestari menjabarkan sederet solusi menyusul kian tingginya polusi udara di Ibu Kota Jakarta.
 
“Ada beberapa solusi yang bisa dilakukan untuk menurunkan emisi pada sektor transportasi yang menjadi penyumbang utama polusi di Jakarta. Kami sudah pernah meneliti dan mengecek efek penurunan emisinya,” kata dia kepada media, Jumat (25/8/2023).

 
Puji memaparkan, solusi pertama adalah implementasi EURO4 untuk kendaraan penumpang, bus, truk, serta sepeda motor. “Kendaraan berat itu jumlahnya cukup banyak, mobilitasnya tinggi, serta boros bahan bakar. Jadi, debu yang dihasilkan juga banyak,”ujarnya.
 
Adapun sepeda motor menyumbang polutan jenis CO. “Sepeda motor jumlahnya enggak kalah banyak. Untuk itu harus benar-benar dikendalikan emisinya,” kata peraih gelar PhD dari Illinois Institute of Technology (IIT) Chicago, AS.
 
Jika EURO4 sudah diimplementasikan dengan baik, pasti emisi yang dihasilkan oleh kendaraan umum dan pribadi akan berkurang. “EURO4 itu terkait dengan teknologi kendaraan dan bahan bakar yang digunakan. Jadi harus support. Jangan mesinnya EURO4, tapi bahan bakarnya biasa,”papar dia.

ADVERTISEMENT
 
Kedua, kata dia, pengurangan emisi bisa dilakukan dengan menerapkan stimulus untuk kepemilikan kendaraan listrik (EV) guna menggantikan kendaraan berbahan bakar minyak. “Selanjutnya, perlu disiapkan infrastruktur pendukungnya seperti SPKLU dan lain sebagainya,”kata dia.
 
Lebih lanjut, Puji menyarankan agar dilakukan kajian mendalam sehingga nantinya masyarakat luas bisa menggunakan EV untuk mengurangi polusi udara. “Dengan demikian, penjualan EV dan pembangunan fasilitas SPKLU bisa tepat sasaran,”ujarnya.

 
Solusi ketiga, paparnya, penggunaan bahan bakar gas alam terkompresi (compressed natural gas/CNG) pada semua kendaraan bus dan truk. “Itu juga signifikan menurunkan angka emisi,” katanya.
 
Keempat, kata Puji, pemerintah bisa menerapkan solusi scrapping system yaitu memusnahkan kendaraan yang melebihi batas usia pakai yang ditetapkan. “Sejumlah solusi tersebut, juga bisa dikombinasikan dengan langkah-langkah manajemen transportasi, seperti road pricing electronic serta penilangan jika ada pelanggaran standar emisi,”ujarnya.
 
Beberapa solusi tersebut, lanjut Puji, merupakan hasil penyempurnaan penelitian sebelumnya. “Semuanya membuktikan bahwa sektor transportasi masih menjadi penyumbang utama polutan di Jakarta,”ujarnya.
 
Saat ini, diakui Puji memang terdapat sejumlah masalah pada sektor transportasi yang mengakibatkan tingginya polusi di Jakarta. “Perlu ada implementasi kebijakan agar dapat secara efektif dan simultan mengurangi tingkat polusi di Jakarta,” katanya.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia