Sabtu, 4 April 2026

Inovasi Teknologi Tiga Inti Polimer Cegah Iritasi pada Bayi

Penulis : Mardiana Makmun
7 Okt 2024 | 11:27 WIB
BAGIKAN
Popok bayi tipis dengan ketebalan 1,5 mm dan teknologi tiga inti polimer (triple Core SAP)
Popok bayi tipis dengan ketebalan 1,5 mm dan teknologi tiga inti polimer (triple Core SAP)

JAKARTA, investor.id – Inovasi teknologi tiga inti polimer (triple core SAP) pada popok bayi memungkinkan menyerap cairan kencing secara maksimal. Hal ini menyebabkan popok tetap kering sehingga mencegah iritasi kulit.

“Teknologi tiga inti polimer (Triple Core SAP) merupakan inovasi pertama di Indonesia yang mampu mengunci cairan lebih optimal meskipun popok dirancang tipis. Cairan yang terkunci, akan mencegah ruam popok, dan memastikan distribusi cairan merata sehingga popok tidak menggumpal,” jelas  Chief Executive Officer (CEO) PT Multi Medika Internasional Tbk (MMI/MiuBaby), Mengky Mangarek, usai menerima penghargaan Museum Rekor Indonesia (Muri) di Jakarta, pekan lalu.

Karena teknologi tiga inti polimer itu, lanjut Mengky, popok bisa dirancang sangat tipis. “Dengan teknologi itu, kami merancang popok bayi tertipis saat ini, yaitu 1,5 mm, namun risiko kebocoran minim sehingga tetap kering dan nyaman dipakai bermain bagi anak,” ujar Mengky yang diganjar Muri sebagai Popok Bayi Tertipis dan Tiga Inti Polimer Pertama di Indonesia.

Advertisement

Popok tetap kering, menurut Mengky sangat penting agar tidak terjadi ruam pada kulit bayi. “Ruam popok paling sering terjadi pada bayi usia 9-12 bulan dan dialami oleh 7-35% bayi.  Hal ini dapat mengganggu kenyamanan dan aktivitas si kecil. Selain itu, perkembangan motorik pada bayi juga dapat terpengaruh akibat penggunaan popok yang tidak sesuai,” kata Mengky.

Mengutip data kelahiran, jumlah kelahiran di Indonesia mencapai angka 4,8 juta jiwa di tahun 2022. Angka ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki tingkat kesuburan yang tinggi dan menandakan tingginya permintaan pasar untuk memenuhi kebutuhan produksi popok.

Tren pasar menunjukkan pertumbuhan popok bayi mencapai 18-20% per tahun. Oleh karena itu, pertumbuhan produk popok bayi di Indonesia mampu menembus angka belasan hingga puluhan triliun rupiah per tahun. Industri ini diperkirakan terus tumbuh mengingat anak merupakan prioritas utama ibu.

Namun, keamanan dari penggunaan popok disposable sekaligus juga kemudahan dalam pemakainannya menjadikan popok sebagai salah satu kebutuhan primer bagi bayi.[ Phenomenon , 2018, Vol. 08 (No. 2), pp. 129-141]. Apalagi, penggunaan popok biasanya berlangsung mulai 0 bulan atau new born hingga 2 tahun.

Editor: Mardiana Makmun

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 9 menit yang lalu

Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data 

Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah Putih
InveStory 20 menit yang lalu

Ketika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel

Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.
International 29 menit yang lalu

Warren Buffett Beri Peringatan Keras Sistem Perbankan Global Sedang Rapuh

Warren Buffett peringatkan kerapuhan sistem perbankan global. Berkshire Hathaway timbun kas US$ 373 miliar saat risiko properti meningkat.
National 1 jam yang lalu

Sebar Qurban 2026 Targetkan Ratusan Ribu Penerima

Selain nilai spiritual, kegiatan kurban dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan serta mendukung perputaran ekonomi masyarakat.
Business 1 jam yang lalu

Hemat Energi 40%, Industri Tekstil Mulai Adopsi Truk Listrik

Penggunaan kendaraan listrik menjadi langkah strategis dalam merespons tantangan pasokan BBM di tengah dinamika geopolitik global.
International 2 jam yang lalu

WHO Kecam Serangan ke Fasilitas Kesehatan di Iran

WHO kecam serangan AS & Israel ke fasilitas kesehatan Iran. 4 juta orang mengungsi, risiko wabah penyakit kian mengancam Timur Tengah.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia