Pendidikan Siapkan SDM Berkualitas Menuju Indonesia Emas 2045
JAKARTA, investor.id - Putus sekolah seolah menjadi pemicu terbukanya ‘gerbang’ masalah sosial. Ada banyak masalah sosial yang dapat muncull akibat seorang anak yang tidak mendapatkan pendidikan dasar yang cukup. Di antaranya adalah pengangguran, kemiskinan, hingga yang paling berbahaya adalah kriminalitas.
Berdasarkan data Kemendikbudristek pada Agustus 2024, jumlah anak putus sekolah di Indonesia diperkirakan mencapai 4,6 juta orang. Sebagian besar anak putus sekolah berada di jenjang pendidikan menengah
Beberapa faktor yang mendorong anak putus sekolah, antara lain kondisi ekonomi, perhatian orang tua, fasilitas pembelajaran,minat anak untuk sekolah, budaya, dan lokasi sekolah
Untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, bidang pendidikan sangat berperan penting untuk mempersiapkan generasi muda Indonesia yang berkualitas, berdaya saing tinggi, dan memiliki karakter yang baik. Generasi ini diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi bangsa dan masyarakat global.
Untuk meningkatkan akses pendidikan ke masyarakat bawah, entitas usaha PT ABM Investama Tbk. (ABMM) yang bergerak di bidang pertambangan batu bara, PT Tunas Inti Abadi (TIA) menyiapkan Program Semangat Perubahan Lewat Pendidikan Kesetaraan Desa Mangkalapi.
Program ini dirancang untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Program ini tidak hanya menyasar anak-anak putus sekolah, tetapi juga masyarakat dewasa yang ingin meningkatkan literasi dan keterampilan.
Antusiasme warga Desa Mangkalapi untuk belajar sangat tinggi, pada tahun 2019 tercatat 53 orang dengan peserta tertua kelahiran 1965 dan peserta termuda kelahiran 2006.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada stakeholder yang terlibat dalam rangkaian program CSR seperti penghapusan stunting, pendidikan, kesehatan, dan kemandirian ekonomi di wilayah operasional kerja kami. Kami berharap semua ini bisa meluas di seluruh wilayah Kalimantan Selatan. Semoga TIA bisa membantu mewujudkan cita-cita pemerintah dalam melahirkan generasi emas 2045, generasi sehat dan cerdas tanpa stunting. Kami akan terus mendukung upaya pemerintah,” jelas Direktur TIA Dadik Kiswanto dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (12/12/2024).
Sebagai entitas ABMM, lanjut dia, TIA melaksanakan program-program CSR dengan berpedoman pada tata kelola praktik pertambangan yang baik (good mining practices) sehingga hal tersebut dapat meningkatkan dan memperbaiki kualitas hidup masyarakat.
Penghargaan
Entitas usaha PT ABM Investama Tbk. (ABMM) yang bergerak di bidang pertambangan batu bara, PT Tunas Inti Abadi (TIA), menyabet lima penghargaan sekaligus di ajang Indonesia CSR Awards (ICA) dan Indonesian Sustainable Development Goals Award (ISDA) 2024 yang digelar di Jakarta, belum lama ini.
TIA mendapat satu Kategori Gold di ajang ICA 2024 untuk program “Menguatkan Kelembagaan Ekonomi Desa Melalui BUMDes Trimartani”, dan tiga Kategori Gold di ajang ISDA 2024 masing-masing untuk program Semangat Perubahan Lewat Pendidikan Kesetaraan Desa Mangkalapi, Program Berjejaring Cegah Stunting, Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS di Tempat Kerja serta satu penghargaan The Most Committed Corporate to SDGs on Social Pillar.
Indonesian CSR Award (ICA) dan Indonesian SDGs Award (ISDA) merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Corporate Forum for CSR Development (CFCD), dengan melibatkan badan atau kementerian seperti Badan Standardisasi Nasional, Kementerian Lingkungan Hidup, dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.
Pada tahun ini ada 48 program CSR dan 220 program SDGs, termasuk perseorangan yang meraih penghargaan.
Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyampaikan apresiasi atas inisiatif program CSR yang dilakukan oleh dunia usaha yang turut berkontribusi dalam mewujudkan keadilan sosial di Indonesia.
Pembangunan berkelanjutan harus mencakup tiga pilar utama, yaitu sosial, ekonomi, dan lingkungan. Program-program yang dijalankan oleh perusahaan selalu menggabungkan ketiga pilar tersebut.
Sebagai contoh, Program Menguatkan Kelembagaan Ekonomi Desa Melalui BUMDes Trimartani tidak hanya meningkatkan pendapatan masyarakat desa, tetapi juga memperhatikan aspek lingkungan melalui unit usaha pembibitan tanaman dan pembuatan kompos.
“Kami harapkan melalui program yang telah kami jalankan sejak 2014, dapat bermanfaat untuk seluruh masyarakat dan berdampak positif dalam jangka panjang," jelas Direktur ABM Feriwan Sinatra.
Editor: Imam Suhartadi
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now




