Jumat, 15 Mei 2026

Pakar Epidemiologi Sebutkan Karakteristik dan Pencegahan HMPV

Penulis : Grace El Dora
10 Jan 2025 | 11:24 WIB
BAGIKAN
Pakar Epidemiologi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Muhammad Atoillah Isfandiari. Ia menjabarkan karakteristik dan langkah pencegahan HMPV. (Foto: ANTARA/HO-Humas Unair)
Pakar Epidemiologi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Muhammad Atoillah Isfandiari. Ia menjabarkan karakteristik dan langkah pencegahan HMPV. (Foto: ANTARA/HO-Humas Unair)

JAKARTA, investor.id – Pakar Epidemiologi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Muhammad Atoillah Isfandiari menjabarkan karakteristik dan langkah pencegahan human Metapneumovirus (HMPV) yang merebak di sejumlah negara. Setelah dikabarkan telah masuk Indonesia, penyakit ini jadi bahasan penting karena kebanyakan orang belum mengetahui tentangnya.

Pakar yang akrab disapa Ato itu menjelaskan, HMPV berasal dari keluarga Paramyxoviridae. Penyakit ini serupa dengan virus campak dan gondong. Jelasnya, virus ini berbeda dengan SARS-CoV-2, penyebab Covid-19 yang berasal dari keluarga Corona.

"Meskipun sama-sama menular melalui saluran napas, gejala HMPV biasanya tidak menyebabkan kasus parah. Kecuali pada individu dengan sistem kekebalan yang sangat lemah," sebut Ato seperti dikutip Antara, Jumat (10/1/2025).

ADVERTISEMENT

Berbeda dengan Covid-19 yang dapat menyebabkan kerusakan luas pada jaringan paru-paru, HMPV cenderung tidak memiliki potensi fatal. Kasus HMPV rutin ditemukan, kata Ato, khususnya di negara-negara dengan sistem surveilans genomik yang baik.

Surveilans genomik merupakan upaya pelacakan dilakukan untuk mengetahui dan mempelajari varian suatu virus, apakah lebih menular atau dapat memperburuk kondisi.

"Kasus HMPV ini rutin ditemukan setiap tahunnya terutama di musim dingin dan tingkat kematian (karena penyakit ini) sangat rendah. Mestinya, bila ditemukan di Indonesia situasinya mungkin tidak berbeda," jelas Wakil Dekan II Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unair itu.

Meskipun begitu, Ato menegaskan masyarakat harus tetap waspada khususnya pada kelompok anak-anak dan lansia yang rentan terhadap virus ini.

"Anak-anak dan lansia lebih rentan karena status imunitas mereka lebih rendah dari kelompok usia produktif," tukasnya.

Pada balita, sebutnya, risiko virus ini menjadi radang paru atau pneumonia yang memerlukan perawatan di rumah sakit lebih besar daripada kelompok usia produktif.

Adapun penularan penyakit ini adalah lewat udara, sehingga pencegahannya adalah dengan menghindari penyebaran lewat udara. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak berdekatan dengan orang yang sedang menunjukkan gejala batuk, bersin, pilek, dan demam.

"Gunakan masker di tempat ramai. Hindari kontak dengan orang yang sedang sakit, dan jaga pola tidur serta asupan protein," lanjut dia.

⁠Penyebaran HMPV di Indonesia dipengaruhi banyak hal. Salah satunya karena tingginya mobilitas internasional. Untuk itu, selain tindakan langsung oleh individu, perlu adanya pendekatan sederhana dengan surveilans dan sistem pelaporan Influenza-like Illness (ILI).

“Surveilans dan sistem pelaporan ILI dapat menjadi alat deteksi dini yang penting. Meskipun tidak spesifik untuk HMPV," imbuhnya.

Ato melanjutkan, potensi HMPV menjadi wabah global masih tetap ada. Namun, jika dilihat dari tingkat kematian, HMPV sejauh ini belum menunjukkan ancaman yang serius. Peningkatan kesadaran masyarakat juga menjadi langkah penting untuk deteksi dini dan pencegahan, kata dia.

"Tidak perlu panik, tetapi segera lakukan tindakan pencegahan yang benar. Sebagian besar penyakit akibat virus ini merupakan self-limiting disease atau sembuh sendiri selama daya tahan tubuh tetap terjaga," pungkasnya.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 41 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia