Resmi Berjalan, Cek Kesehatan Gratis Upaya Prabowo Tingkatkan Kualitas SDM RI
JAKARTA, investor.id – Pemeriksaan atau cek kesehatan gratis untuk masyarakat Indonesia secara nasional resmi dimulai pada hari Senin, 10 Februari 2025. Program yang difokuskan untuk warga yang berulang tahun itu disebut sebagai bukti keseriusan Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) menuju Indonesia Emas 2045.
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi menyampaikan, pelaksanaan cek kesehatan gratis ini merupakan implementasi dari Pasal 28 UUD 1945 yang mengatur hak-hak dasar warga negara Indonesia. Cek kesehatan gratis bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) atau yang disebut ‘quick win’.
“Jadi ini untuk sumber daya manusia. Presiden Prabowo sangat concern sumber daya manusia. Pendidikan diperbaiki kualitasnya, anak-anak sekolah diberikan makan bergizi gratis, tapi keluarga juga harus sehat. Kalau kualitas pendidikan diperbaiki, tapi masih sakit-sakitan, gak menjaga pola hidup sehat itu juga nanti akan sia-sia,” ungkap Hasan, di Puskesmas Wanakerta, Karawang, Senin (10/2/2025).
Hasan menjelaskan, Cek Kesehatan Gratis merupakan kado ulang tahun dari negara kepada masyarakat. Program ini dapat diikuti oleh seluruh kalangan usia, mulai dari bayi baru lahir, anak usia 0-6 tahun serta masyarakat usia 18 tahun ke atas. Pemeriksaan kesehatan ini dilakukan di Puskesmas dan klinik yang telah bekerja sama.
“Rangkaian cek kesehatannya macam-macam. Mulai dari screening, cek jantung, periksa darah pemeriksaan faktor risiko dan lainnya. Ini berguna untuk menjaga kita supaya tetap sehat, karena mengobati itu sangat mahal. Supaya keluarga-keluarga Indonesia tetap bisa sehat,” jelas dia.
Hasan mengungkapkan bahwa pemerintah mengalokasikan anggaran Rp 4,7 triliun pada tahun 2025 untuk cek kesehatan gratis. Harapannya, fasilitas cek kesehatan gratis bisa dinikmati secara bertahap oleh 60 juta orang sepanjang tahun ini dan 200 juta orang selama masa kepemimpinan Prabowo.
“Masyarakat secara keseluruhan harus sehat, nggak boleh sakit. Sekarang kita menuju Indonesia Emas. Jangan usianya doang yang emas, tetapi kualitas manusianya juga harus emas,” kata Hasan.
Lebih lanjut, Hasan mengapresiasi Kementerian Kesehatan yang telah mempersiapkan implementasi cek kesehatan gratis sehingga dapat mulai berjalan hari ini. Dia juga mengapresiasi persiapan puskesmas menyambut pelaksanaan program tersebut, salah satunya Puskesmas Wanakerta Karawang yang menyediakan layanan dan fasilitas lengkap.
“Sistemnya sangat baik menurut saya. Alurnya sangat baik, fasilitas kesehatannya juga sangat baik, perlengkapannya juga lengkap di level puskesmas. Saya sengaja gak meninjau di Puskesmas Jabodetabek, tapi di Karawang, di pinggiran kota, di desa. Ternyata sangat lengkap. Jadi menurut saya, kita harus optimis melihat apa yang dipersiapkan oleh Kementerian Kesehatan kali ini, semuanya sudah dikerjakan dengan baik,” pungkas Hasan.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Tag Terpopuler
Terpopuler




