Jumat, 15 Mei 2026

Mencegah Bully Dimulai dari Pendidikan Tanpa Kekerasan

Penulis : Mardiana Makmun
27 Feb 2025 | 08:03 WIB
BAGIKAN
Kegiatan Training of Trainer (ToT) program #AyoBalasBaik di PPSDM Kemendikdasmen RI, Depok,
Kegiatan Training of Trainer (ToT) program #AyoBalasBaik di PPSDM Kemendikdasmen RI, Depok,

DEPOK, investor.id – Kekerasan bisa dihentikan dengan kebaikan. Hal ini harus dimulai dari lingkungan pendidikan, yaitu pendidikan tanpa kekerasan untuk mencegah bully atau perundungan.

“Kekerasan bisa dihentikan dengan kebaikan. Jika kita semua mengambil peran, pendidikan tanpa kekerasan bukan lagi sekadar impian. Gerakan ini hanya akan berhasil jika dilakukan bersama-sama,” kata pendiri Rumah Guru BK & Widyaiswara PPSDM Kemendikdasmen RI, Ana Susanti, MPd, CEP, CHt dalam kegiatan Training of Trainer (ToT) program #AyoBalasBaik di PPSDM Kemendikdasmen RI, Depok, baru-baru ini.

(ToT) program #AyoBalasBaik untuk menanggulangi maraknya kekerasan dalam dunia pendidikan, digelar oleh Komunitas Guru Satkaara Berbagi (KGSB), Rumah Guru Bimbingan dan Konseling (RGBK) serta Indonesia Student & Youth Forum (ISYF).

“Pelatihan ini bertujuan mencetak fasilitator yang akan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya budaya kebaikan dan toleransi guna mencegah bullying serta kekerasan di lingkungan pendidikan,” kata Ketua KGSB Ardyles Faesilio.

ADVERTISEMENT

Menurut data Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI-PPA), kasus kekerasan terhadap anak pada Januari hingga Februari 2024 telah mencapai 1.993. Sementara itu, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat bahwa sepanjang Januari hingga Agustus 2023, terdapat 2.355 kasus pelanggaran perlindungan anak, dengan 861 kasus terjadi di lingkungan sekolah.

“Fakta ini menunjukkan perlunya tindakan konkret untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih aman dan mendukung,” ujar Faesilio.

ToT #AyoBalasBaik diinisiasi sebagai respons atas kondisi yang memprihatinkan tersebut. Gerakan sosial ini berupaya menghentikan kekerasan dalam pendidikan melalui aksi kolaboratif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Program ini pertama kali diperkenalkan kepada 136 peserta Forum Pelajar Indonesia (FOR) ke-12 yang diselenggarakan oleh ISYF pada tahun 2023 dan mendapat respons positif.

Ketua KGSB Ardyles Faesilio menyoroti terus meningkatnya angka kasus bullying atau perundungan yang semakin mengkhawatirkan. Kegiatan ini sebagai upaya bersama untuk mengambil langkah-langkah preventif yang efektif dan memberikan pemahaman yang mendalam tentang pentingnya mencegah dan menanggulangi bullying kepada calon fasilitator.

“Melalui ToT ini, diharapkan akan lahir 20 fasilitator baru yang siap menjadi agen perubahan dalam mengkampanyekan budaya anti-kekerasan di dunia pendidikan. Dengan pendekatan yang kolaboratif dan partisipatif, #AyoBalasBaik diharapkan dapat menjadi gerakan nasional yang menginspirasi perubahan positif,” ujar Lio.

Kegiatan ToT akhir pekan lalu berlangsung selama satu hari dengan berbagai sesi pelatihan yang interaktif. Para peserta diberikan wawasan dan keterampilan fasilitasi melalui pendekatan experiential learning. Materi yang disampaikan meliputi Point of You Stop Bullying, yakni sesi brainstorming pengalaman peserta terkait bullying dan dampaknya.

Kemudian Kajian Perspektif Pendidikan Tanpa Kekerasan, berupa diskusi mendalam tentang konsep pendidikan tanpa kekerasan, tanda-tanda bullying, serta cara mengatasinya. Selanjutnya Coaching Agen #AyoBalasBaik, sebuah pelatihan fasilitasi gerakan #AyoBalasBaik, termasuk perencanaan dan pelaksanaan kegiatan.

Kegiatan berikutnya Simulasi dan Praktik, berupa latihan langsung sebagai fasilitator dengan evaluasi dari trainer. Terakhir Canvas Action Plan Stop Bullying, yakni penyusunan rencana aksi nyata untuk diterapkan di lingkungan masing-masing.

Editor: Mardiana Makmun

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia