Jumat, 15 Mei 2026

Gerakan Tangkal Penyakit Tidak Menular di Kalangan Remaja 

Penulis : Harso Kurniawan
27 Apr 2025 | 20:15 WIB
BAGIKAN
Roadshow Si Paling Megang. (ist)
Roadshow Si Paling Megang. (ist)

JAKARTA, Investor.id – Dinas Kesehatan Kota Samarinda dengan dukungan Kementerian Kesehatan dan World Food Programme (WFP) menghadirkan acara publik Roadshow Si Paling Megang di GOR 27 September Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (26/4/2025). Ini merupakan gerakan untuk mengantisipasi peningkatan penyakit tidak menular di kalangan remaja. 

Salah satu rangkaian acara ini adalah jalan sehat dan talk show yang menghadirkan Joko Purnomo Heroanto, dokter dan pakar kesehatan gizi, serta Zaynna, peminat olahraga dan Duta Pariwisata Kaltim 2021. 

Menjangkau setidaknya 150 remaja di Samarinda, kegiatan ini bertujuan untuk menginspirasi mereka dengan berbagai pengetahuan praktis tentang gizi dan aktivitas fisik yang mendukung gaya hidup sehat, yang dikemas dalam kegiatan menyenangkan seperti kuis dan permainan mencari harta karun (scavenger hunt).

ADVERTISEMENT

“Roadshow Si Paling Megang sejalan dengan upaya kami dalam mendekatkan layanan kesehatan ke masyarakat, khususnya generasi muda. Saat ini penyakit tidak menular seperti diabetes, penyakit jantung, dan stroke di Kalimantan Timur menempati peringkat ketiga tertinggi di Indonesia,” ujar Ismid Kusasih, Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda, dalam siaran pers. 

Dia melihat peranan penting acara seperti ini untuk menginspirasi remaja di Samarinda untuk mengadopsi gaya hidup sehat sejak dini, dimulai dengan menerapkan pola makan dengan gizi seimbang. 

Roadshow ini merupakan bagian dari kampanye Si Paling Megang (Menyala dengan Gerak dan Gizi Seimbang), sebuah inisiatif nasional untuk mengampanyekan gaya hidup sehat serta gizi seimbang melalui konten media sosial, lokakarya daring, dan aktivitas interaktif secara luring untuk mendukung remaja dan anak muda serta sejalan dengan Gerakan Nasional Masyarakat Hidup Sehat (Germas). 

“Roadshow ‘Si Paling Megang’ hari ini menegaskan kembali komitmen kami yang berkelanjutan dalam mendukung perubahan perilaku di kalangan remaja dan anak muda, yang memiliki peran penting dalam membentuk masa depan bangsa ini,” ujar Jennifer Rosenzweig, country director World Food Programme Indonesia. 

Direktur Promosi Kesehatan dan Kesehatan Komunitas, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menuturkan, program ini merupakan salah satu langkah strategis dalam merespons meningkatnya prevalensi penyakit tidak menular di kalangan remaja, seperti obesitas, diabetes, dan hipertensi. 

“Fenomena ini banyak dipicu oleh pola konsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak, serta minimnya aktivitas fisik dalam keseharian mereka,” kata dia. 

Acara ini sukses dan berhasil menjawab kebutuhan yang terus meningkat akan gaya hidup sehat di kalangan anak muda. Dengan memperkuat pesan-pesan utama seputar gerak aktif dan gizi seimbang, program Si Paling Megang ini disampaikan melalui berbagai kegiatan yang menyenangkan dan interaktif melibatkan sasarannya. Anak muda bukan sekadar target kampanye, mereka menjadi inti dari setiap tindakan sebagai penggerak utama perubahan. 

Editor: Harso Kurniawan

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia