Kamis, 14 Mei 2026

Agar Proteksi Optimal, Simak 7 Tips Menarik untuk Nasabah Asuransi Kesehatan

Penulis : Gesa Vitara
28 Apr 2025 | 16:26 WIB
BAGIKAN
PRUPriority Hospitals Prudential Indonesia menawarkan layanan eksklusif di lebih dari 350 rumah sakit dan fasilitas kesehatan terkemuka. (Prudential)
PRUPriority Hospitals Prudential Indonesia menawarkan layanan eksklusif di lebih dari 350 rumah sakit dan fasilitas kesehatan terkemuka. (Prudential)

JAKARTA, investor.id - Kesehatan merupakan investasi jangka panjang, namun saat ini biayanya kian merangkak naik. Menurut Global Medical Trends Survey yang dirilis pada akhir tahun oleh Willis Tower Watson (WTW) sebuah perusahaan konsultan dan pialang terkemuka dunia menunjukan bahwa di tahun 2025 biaya medis di Indonesia diperkirakan akan naik mencapai 19,4%. Dalam hal ini dipicu dari peningkatan ongkos bahan baku dan kemajuan teknologi yang mendorong kenaikan harga rawat medis dan obat-obatan di banyak rumah sakit dan fasilitas kesehatan.

Di tengah situasi ini, penting untuk masyarakat bijak dalam mengelola dalam perencanaan keuangan keluarga. Asuransi dapat memberikan perlindungan terhadap risiko finansial akibat sakit atau kecelakaan, terutama di tengah inflasi yang tidak terbendung. Namun, disisi lain perlu diperhatikan selain karena faktor bertambahnya usia, kenaikan biaya medis mendorong industri asuransi untuk menyesuaikan harga (repricing) premi yang dibayarkan oleh para nasabah. Langkah ini bukan sebatas kebijakan reaktif, melainkan sebagai bentuk antisipasi terhadap inflasi medis yang cenderung naik dari tahun ke tahun. Tujuannya adalah memastikan nasabah asuransi kesehatan senantiasa mendapatkan perlindungan dan layanan medis serta pengobatan yang optimal. 

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan, agar manfaat asuransi Kesehatan berjalan secara optimal :

  • Kenali dengan baik Polis Asuransi yang Dibeli

Polis Asuransi adalah kontrak berisi manfaat dan ketentuan asuransi yang disepakati bersama oleh pihak penanggung (perusahaan asuransi) dan pihak tertanggung (nasabah). Setidaknya ada tiga saran penting yang patut diperhatikan oleh pemegang polis untuk meraih manfaat proteksi optimal dari asuransi kesehatan, seperti cek seberapa besar manfaat yang dijamin oleh asuransi seperti rawat jalan, rawat inap, dan santunan meninggal dunia. Selanjutnya, pahami dengan seksama hal-hal yang menjadi pengecualian dalam layanan proteksi asuransi. Terakhir, pastikan polis senantiasa aktif.

ADVERTISEMENT
  • Perbedaan Asuransi Kesehatan dan Asuransi Jiwa

Kamu juga perlu mengetahui jenis asuransi yang dimiliki, apakah itu asuransi jiwa atau asuransi kesehatan. Lantas perbedaanya apa? Asuransi jiwa,  memberikan perlindungan finansial kepada keluarga dan orang yang ditinggalkan ketika pemilik polis meninggal dunia. Sedangkan asuransi kesehatan dirancang untuk membantu menanggung risiko yang dialami oleh nasabah termasuk biaya perawatan kesehatan dan medis dari nasabah. Perbedaan lainnya adalah pada asuransi kesehatan terdapat komponen seperti biaya medis dan perawatan yang setiap tahunnya mengalami penyesuaian harga sesuai pergerakan di industri. Berbeda dengan Asuransi Jiwa yang tidak memiliki komponen tersebut sehingga tidak terdampak penyesuaian harga biaya asuransi.

  • Gunakan Rumah Sakit dan Fasilitas Kesehatan Rekanan

Jika membutuhkan perawatan medis, pastikan memilih rumah sakit dan fasilitas kesehatan yang menjadi rekanan resmi dari asuransi yang digunakan. Langkah ini penting karena fasilitas kesehatan tersebut sudah memiliki sistem cashless sehingga nasabah hanya perlu menunjukkan kartu asuransi tanpa perlu membayar biaya apapun di muka. 

  • Manfaatkan Fasilitas Tambahan yang Ditawarkan Asuransi

Asuransi kesehatan masa kini tak sekadar memberikan perlindungan dasar. Banyak produk kini hadir dengan berbagai fitur tambahan yang dirancang untuk memastikan nasabah mendapatkan pelayanan terbaik dalam menghadapi berbagai resiko kesehatan. Selain penawaran menarik seperti diskon untuk pemeriksaan kesehatan, beberapa asuransi juga menyediakan akses khusus ke fasilitas premium dalam perawatan medis.

Salah satu contohnya adalah fasilitas PRUPriority Hospitals dari Prudential Indonesia, yang menawarkan layanan eksklusif di lebih dari 350 rumah sakit dan fasilitas kesehatan terkemuka, yang tersebar baik di dalam maupun luar negeri. PRUPriority Hospitals adalah suatu kelompok Rumah Sakit atau Klinik yang terdaftar secara khusus pada Prudential Indonesia dari waktu ke waktu berdasarkan ketentuan yang ditetapkan oleh Prudential Indonesia. Daftar PRUPriority Hospitals dapat diperbaharui secara berkala oleh penanggung dan akan dipublikasikan pada website yang dapat diakses di sini.

  • Pahami Potensi Penyesuaian Premi Asuransi Setiap Tahunnya

Setiap tahunnya, biaya premi asuransi kesehatan yang dibayar oleh nasabah akan mengalami penyesuaian, biasanya disebabkan oleh inflasi medis. Selain itu, penyesuaian biaya premi juga bisa dilakukan seiring dengan bertambahnya usia nasabah yang akan meningkatkan kemungkinan terjadinya risiko kesehatan, sehingga besaran premi yang dibayarkan selanjutnya akan mengalami penyesuaian.

  • Ingatlah bahwa asuransi kesehatan akan selalu bermanfaat

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, kenaikan biaya premi asuransi kesehatan mungkin menjadi suatu hal yang mengejutkan jika tidak dipahami dan dipersiapkan dengan baik. Namun, perlu selalu ingat bahwa memiliki asuransi kesehatan sedini mungkin tetap jauh lebih baik daripada tidak memiliki proteksi sama sekali saat jatuh sakit. Bayangkan bila kamu harus rogoh kocek tabungan pribadi untuk membayar biaya pengobatan rawat inap untuk penyakit demam berdarah yang dapat berkisar antara Rp 5 juta hingga Rp 20 juta), pasti biaya yang dikeluarkan akan lebih besar ketimbang membayar iuran premi asuransi kesehatan secara berkala dan tepat waktu. 

  • Konsisten dalam Menjaga Kesehatan Diri dan Keluarga

Meski sudah terlindungi oleh asuransi kesehatan, menjaga pola hidup sehat tetap penting. Menariknya, Prudential Indonesia memberikan apresiasi terhadap nasabah yang menerapkan pola hidup sehat secara konsisten. Melalui Asuransi Kesehatan PRUWell Medical (“PWM”) yang memiliki fitur PRUWell sebagai reward berupa keringanan premi hingga 20% untuk masa pertanggungan yang akan datang.

Padahal biasanya, asuransi kesehatan baru bermanfaat saat nasabah melakukan klaim rawat inap di r.umah sakit. Namun, berbeda dengan PWM! Dengan tetap sehat dan tanpa mengajukan klaim kesehatan, nasabah akan dapat memanfaat fitur PRUWell secara maksimal.

Sebagai contoh apabila ada nasabah “A” yang memiliki PWM dan tidak memiliki riwayat klaim sepanjang Periode Pengamatan 2), maka untuk masa pertanggungan yang akan datang, nasabah tersebut akan mendapatkan potongan premi mulai dari 5% premi hingga 20% (jika memenuhi syarat Periode Pengamatan secara berturut-turut), maka premi asuransi kesehatan yang perlu dibayarkan akan lebih terjangkau dibandingkan jika nasabah memiliki gaya hidup yang tidak sehat. 

Maka memiliki asuransi kesehatan saja tak cukup, untuk benar-benar siap menghadapi risiko, perlindungan itu harus dibarengi dengan manajemen keuangan yang bijak dan pola hidup sehat yang konsisten. Di tengah laju inflasi yang makin tinggi terutama di sektor kesehatan dibutuhkan strategi perlindungan yang menyeluruh, bukan hanya dari sisi finansial, tapi juga dari kebiasaan sehari-hari.

Inflasi medis yang terus meningkat menjadi pengingat bahwa kita perlu memilih perlindungan kesehatan yang tidak hanya andal, tapi juga relevan dengan kebutuhan dan kemampuan. Karena pada akhirnya, ketahanan menghadapi risiko tak hanya datang dari polis asuransi yang kita miliki, tapi juga dari gaya hidup sehat, keputusan finansial yang cermat, dan kesadaran untuk terus menjaga keseimbangan hidup demi diri sendiri dan keluarga tercinta.

Editor: Yurike Metriani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 11 menit yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 28 menit yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 58 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 1 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia