Shell Indonesia Ekspansi ke Bisnis Industri Kecantikan
JAKARTA, investor.id - Shell Indonesia ekspansi ke bisnis industri kecantikan. Dengan meluncurkan Shell Silk Alkane, produk yang dapat digunakan untuk pembuatan produk kecantikan dan perawatan pribadi (beauty and personal care) untuk memenuhi kebutuhan manufaktur para produsen di industri kosmetik.
Managing Director Shell Indonesia Andri Pratiwa mengatakan, produk ini merupakan rangkaian cairan sintetis yang inovatif dan diformulasikan untuk menghasilkan keanggunan sensorik, kinerja fungsional, keserbagunaan aplikasi, dan biodegradabilitas siap (ready biodegradability).
Shell Silk Alkane diformulasikan dengan teknologi gas-to-liquids (GTL) yang memproses gas alam menjadi molekul sintetis yang sangat murni sehingga menghasilkan bahan yang hampir tidak berbau, dapat terurai secara hayati (biodegradable), dan terverifikasi vegan.
“Shell Silk Alkane hadir sebagai pilihan premium untuk para konsumen bisnis (business customers) di Indonesia agar dapat membuat produk kosmetik dengan alternatif yang lebih bertanggung jawab dan biodegradable yang saat ini semakin diminati. Hal ini merupakan wujud keseriusan kami dalam berinovasi di lini Shell Life Science Fluids melalui solusi yang dapat diskalakan, bersih, dan aman,” ungkapnya dalam keterangan pers, Jumat (16/5/2025).
Andri menambahkan, gas alam memiliki peran penting dalam transisi energi secara keseluruhan dan pihaknya memanfaatkan teknologi gas-to-liquids (GTL) Shell untuk menghadirkan Shell Silk Alkane yang nantinya dapat digunakan untuk pembuatan produk kosmetik.
Andri menambahkan, hadirnya Shell Silk Alkane di Indonesia menandai momen penting bagi produk baru Shell yang memanfaatkan teknologi GTL untuk memenuhi kebutuhan sektor kecantikan dan perawatan pribadi. Teknologi GTL Shell dirancang lebih dari 45 tahun melalui pengalaman penelitian, pengembangan, dan komersial sehingga dapat mengubah gas alam menjadi produk cair yang berkualitas tinggi.
“Sebelumnya, Shell telah melakukan peluncuran Shell Silk Alkane pada April 2025 di rangkaian acara the 2025 in-cosmetics Global Summit, di Amsterdam, Belanda,” tutup Andri
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler





