Kamis, 14 Mei 2026

Koleksi Museum dan Cagar Budaya Harus Dijaga Demi Sejarah Bangsa

Penulis : Windarto
23 Mei 2025 | 19:47 WIB
BAGIKAN
Dari Kiri ke kanan: Kepala Bidang Pencegahan Kebakaran Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Prov. DKI Jakarta Budi Haryono, Arkeolog Senior/Museolog Kresno Yulianto, Direktur Keberlanjutan Konstruksi, Ditjen Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum Kimron Manik, saat seminar K3 Api Cagar Budaya, di Jakarta, Kamis (22/5/2025)
Dari Kiri ke kanan: Kepala Bidang Pencegahan Kebakaran Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Prov. DKI Jakarta Budi Haryono, Arkeolog Senior/Museolog Kresno Yulianto, Direktur Keberlanjutan Konstruksi, Ditjen Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum Kimron Manik, saat seminar K3 Api Cagar Budaya, di Jakarta, Kamis (22/5/2025)

JAKARTA, investor.id – Risiko kebakaran dapat terjadi pada museum dan cagar budaya. Padahal keduanya menyimpan benda-benda bersejarah yang tidak ternilai harganya. Kebakaran museum dan cagar budaya tidak sekadar bencana biasa, karena dapat memusnahkan jejak-jejak sejarah.  

Kebakaran museum terbilang sering terjadi di Indonesia. Pada 16 September 2023 lalu, Gedung A Museum Nasional di Jakarta terbakar. Sebanyak 902 koleksi Museum Nasional terdampak. Di antaranya, 231 dari galeri keramik, 49 dari galeri peradaban, 92 dari galeri perunggu, 225 dari galeri prasejarah, 180 dari galeri terakota, dan 125 dari ruang kebudayaan Indonesia.

Salah satu koleksi yang rusak parah akibat kebakaran adalah nekara perunggu. Koleksi yang berasal dari kebudayaan Dongson (1000 SM - abad 1 SM) ini mengalami kerusakan klasifikasi tinggi.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, dua unit Rumah Gadang di Sumatera Barat ludes terbakar pada 31 Agustus 2016 dan 23 Februari 2020. Keduanya merupakan cagar budaya dan bernilai sejarah.

Ketua Yayasan Perisai Cagar Budaya Nusantara (PBN) Hasanuddin mengatakan, kerugian yang dialami dari kebakaran museum dan cagar budaya tidak bisa diukur dan ditakar secara rupiah.

“Nilai penting yang terkandung di dalam setiap koleksi cagar budaya tersebut, tak bisa ditakar dengan uang. Nekara perunggu, misalnya. Kebakaran tak lagi bisa mengembalikan bentuk utuh Nekara yang dibuat lebih dari 2.000 tahun lalu,” katanya pada Seminar dan Pameran ‘K3 Api Cagar Budaya’ di Jakarta, Kamis (22/5/2025). 

Menurut Hasan, kebakaran sebenarnya bukanlah musibah atau bencana, karena sejatinya dapat dihindari. Setidaknya, kerugian yang dapat ditimbulkan dapat diminimalisir.

“Bangunan cagar budaya, tidak sama dengan bangunan biasa. Ia memiliki nilai penting yang tidak bisa diukur dan ditakar dengan rupiah. Sekalinya musnah terbakar, maka lenyap pula segala nilai penting yang terkandung di dalamnya,” katanya.

Di Indonesia saat ini terdapat sekitar 400 museum. Jumlahnya akan ditambah menjadi 1.000, seiring program yang dicanangkan Menteri Kebudayaan Fadli Zon. Sedangkan bangunan cagar budaya, jumlahnya ada ribuan di Indonesia. Di kota Jakarta saja, terdata lebih 300 bangunan cagar budaya.

“Upaya sosialisasi dan edukasi K3 Kebakaran sudah saatnya dilakukan secara masif dan terintegrasi serta lintas sektoral. Demi menyelamatkan segala nilai penting yang terkandung dalam setiap cagar budaya,” ujarnya. 

Dalam upaya tersebut, PBN menyelenggarakan Seminar “K3 Api Cagar Budaya” dan menggandeng tiga kementerian. Yaitu Kementerian Kebudayaan, Kementerian Pekerjaan Umum (PU), dan Kementerian Ketenagakerjaan.

Seminar menghadirkan sejumlah pembicara yang kompeten di bidangnya masing-masing. Yaitu Prof Dr Ir Suprapto (Guru Besar ITB), Prof Dra Fatma Lestari (Guru Besar K3 FKM UI), Ir Kimron Manik, MSc (Direktur Keberlanjutan Konstruksi Kemen PU).

Lalu, Dr Bayu Meghantara (Kadis Gulkarmat DKI Jakarta), Dr Kresno Yulianto (Museolog), Dr Junus Satrio Atmodjo (Arkeolog), dan Sugiarto Goenawan (Ahli Kimia).

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 28 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 37 menit yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 54 menit yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 1 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia