Jumat, 15 Mei 2026

UPH Siapkan SDM yang Kompeten di Bidang Teknologi AI

Penulis : Happy Amanda Amalia
19 Jun 2025 | 10:13 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi Praktek menggunakan teknologi AI di ruang kelas. (Freepik)
Ilustrasi Praktek menggunakan teknologi AI di ruang kelas. (Freepik)

JAKARTA, investor.id – Laporan Work Trend Index 2024 yang dirilis Microsoft dan LinkedIn menunjukkan perubahan signifikan di dunia kerja, di mana sebanyak 69% perusahaan di Indonesia menyatakan tidak akan merekrut kandidat tanpa keterampilan kecerdasan buatan AI. Sementara 76% perusahaan memilih kandidat dengan pengalaman kerja minim, asalkan memiliki penguasaan AI yang kuat.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) juga memprediksi Indonesia mengalami kekurangan sekitar 9 juta talenta digital hingga 2035. Realita ini menegaskan pentingnya institusi pendidikan untuk mengambil peran aktif dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten di bidang AI.

Sebagai upaya merespons kebutuhan zaman di era digital, Universitas Pelita Harapan (UPH) menghadirkan Fakultas Artificial Intelligence (FAI) guna mempersiapkan generasi pemimpin masa depan yang kompeten di bidang kecerdasan buatan.

ADVERTISEMENT

Dalam seminar Exclusive Insight into UPH’s AI yang diikuti lebih dari 700 siswa SMA, Dekan FAI UPH Dr. Rizaldi Sistiabudi menyampaikan bahwa AI kini telah terintegrasi di hampir seluruh sektor bisnis, mulai dari perbankan, kedokteran, media hingga manufaktur. Karena itu dibutuhkan talenta yang terampil dan ahli di bidang AI guna mewujudkan visi Indonesia Emas.

Terdapat evolusi AI ke dalam tiga tahap pengembangan, yaitu Artificial Narrow Intelligence yang berfungsi sebagai alat bantu dalam tugas spesifik, Artificial General Intelligence (AGI) yang mampu bekerja bersama manusia dalam pengambilan keputusan, dan Artificial Super Intelligence (ASI) yang berpotensi merevolusi struktur dunia kerja secara fundamental.

“AI bukan untuk menggantikan manusia, tetapi meningkatkan kapasitas manusia. AI bukan sekadar tren teknologi, tetapi menjadi faktor penentu siapa yang akan memimpin, dan siapa yang tertinggal di masa depan,” ujar Dr. Rizaldi.

Sebagai bentuk komitmen menghadirkan pendidikan berkualitas yang terjangkau dan berdampak, FAI UPH menawarkan program Bantuan Pendidikan yang diberikan kepada siswa berprestasi. Bantuan pendidikan dengan skema variatif lain juga dirancang untuk menyesuaikan dengan kondisi masing-masing siswa sehingga makin banyak generasi muda memiliki kesempatan untuk menempuh pendidikan tinggi tanpa terkendala masalah finansial.

“Program Bantuan Pendidikan ini merupakan bagian dari komitmen UPH dalam mendukung pengembangan potensi generasi muda, serta mempersiapkan sumber daya manusia unggul yang mampu berkontribusi dalam pengembangan teknologi kecerdasan buatan bagi kemajuan bangsa,” kata Rizaldi.

Program banduan pendidikan FAI UPH juga dilengkapi dengan jaminan penempatan kerja bagi lulusannya. Di mana pihak kampus telah menjalin kemitraan strategis dengan perusahaan-perusahaan teknologi, startup hingga korporasi, di antaranya Zhejiang University, China; perusahaan AI MetaCarbon serta entitas teknologi di bawah Lippo Group.

Editor: Happy Amanda Amalia

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia