Ketersediaan Air Bersih Dorong Penurunan Angka Stunting
JAKARTA, investor.id – Data Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menunjukkan bahwa 1 dari 4 orang tidak memiliki akses terhadap air bersih, dan setiap hari 1.000 anak di bawah 5 tahun meninggal akibat keterbatasan ini, dengan angka kematian akibat diare 3 kali lebih tinggi dibandingkan dari kekerasan.
Utusan Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Air, Retno Marsudi menjelaskan akses air minum aman hingga kini masih menjadi tantangan mendesak di tingkat global dan nasional. Di Indonesia sendiri, akses air bersih juga menjadi salah satu tantangan yang kita hadapi.
“Dalam menjawab tantangan ini, kolaborasi antara pemerintah dan seluruh pihak, termasuk swasta, memainkan peranan penting,” kata Retno dalam keterangan rilisnya dikutip di Jakarta, Selasa (15/7/2025).
Hal tersebut disampaikan Retno saat menghadiri peresmian sarana air bersih dan serah terima sarana air minum aman di SD GMIT Oenaek, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Peresmian sarana air bersih di Desa Oenaek dan Sumlili, Kabupaten Kupang, dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting di NTT yang telah dimulai sejak tahun 2020.
Penyediaan infrastruktur dan fasilitas akses air bersih tersebut merupakan kolaborasi antara Danone Indonesia dengan dengan Pemerintah Provinsi NTT, Kabupaten Kupang dan Kabupaten Timor Tengah Selatan beserta mitra Yayasan Jaringan Peduli Masyarakat (JPM), Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Muhammadiyah, Nazava dan Koperasi Mitra Dhuafa (Komida).
Untuk memastikan masyarakat memiliki akses air minum yang aman baik di tingkat rumah tangga maupun saat berkegiatan di fasilitas umum, maka Danone Indonesia juga menyerahterimakan sarana air minum aman berupa saringan air Nazava bagi masyarakat di Kabupaten Kupang dan Timor Tengah Selatan (TTS).
Data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022 mencatat NTT sebagai provinsi dengan angka prevalensi stunting tertinggi sebesar 35,3%. Dalam mendukung upaya penurunan dan penanganan prevalensi stunting di NTT, Danone Indonesia telah menjalankan program pencegahan stunting sejak tahun 2020.
VP General Secretary Danone Indonesia, Vera Galuh Sugijanto menjelaskan inisiatif ini telah menjangkau hingga lebih dari 79.000 penerima manfaat melalui kegiatan edukasi serta penyediaan akses nutrisi, air bersih dan sanitasi, serta berkontribusi terhadap penurunan dan penanganan prevalensi stunting di Kabupaten Kupang yang sebelumnya pada tahun 2020 berada di angka 22,3% menjadi 12% di tahun 2024 lalu. Adapun ketersediaan air bersih dan sanitasi dapat menurunkan resiko infeksi seperti diare berulang yang dapat menghambat penyerapan gizi dan menyebabkan stunting.
“Kami berharap dengan diresmikannya sarana air bersih dan diserahterimakannya sarana air minum aman berupa water filter ini maka dapat mendorong penurunan angka stunting, dan meningkatkan kesehatan masyarakat NTT, khususnya, di wilayah yang memiliki keterbatasan akses,” tegas Vera.
Editor: Heru Febrianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler

