Jumat, 15 Mei 2026

Termasuk Konser Musik, Industri Event Diminta Perhatikan Hak Kekayaan Intelektual

Penulis : Mardiana Makmun
1 Aug 2025 | 11:02 WIB
BAGIKAN
Grup musik Linkin Park tampil pada konser bertajuk From Zero World Tour di Stadion Madya, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (16/2/2025) malam. (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)
Grup musik Linkin Park tampil pada konser bertajuk From Zero World Tour di Stadion Madya, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (16/2/2025) malam. (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

JAKARTA, investor.id – Industri event (acara) diminta memperhatikan aspek legal atas hak kekayaan intelektual (Intellectual Property/IP) yang digunakan di dalam kegiatannya, termasuk konser musik. Hal ini demi mendorong profesionalitas dan naik kelas industri event di Indonesia.

“Bu Menteri sekarang sangat mendukung adanya event-event yang IPnya Indonesia. Kemudian supporting event-event yang dilakukan oleh pemerintah daerah, industri swasta, nah saya melihat sebenarnya peluang besar," kata Deputi Bidang Industri dan Investasi Kementerian Pariwisata Rizki Handayani Mustafa di sela pelantikan Dewan Industri Event Indonesia (IVENDO) di Jakarta.

Terkait ini, Rizki menegaskan pentingnya para pelaku usaha penyelenggaraan acara (event) memperhatikan aspek legal, “Apalagi jika memiliki hak atas kekayaan intelektual (Intellectual Property/IP) untuk acara yang diselenggarakan,” tegas Rizki.

ADVERTISEMENT

Seperti diketahui, sejumlah musisi/pencipta lagu meradang karena banyak lagu mereka digunakan di berbagai acara dan tempat, tanpa membayar hak atas kekayaan intelektual/royalti lagu. Berbagai acara yang tidak membayar itu adalah konser music, sedangkan sejumlah tempat yang tidak membayar royalty lagu adalah restoran, karaoke, dan lain-lain.

LMKN (Lembaga Manajemen Kolektif Nasional) mencatat lebih dari 400 acara di Indonesia yang tidak membayar royalti musik. Catatan ini disampaikan oleh Ketua LMKN, Dharma Oratmangun, dalam sidang uji materi di Mahkamah Konstitusi (MK). LMKN juga mencatat bahwa penghimpunan royalti pada tahun 2023 mencapai Rp 55.151.768.212, meningkat dari tahun 2022 sebesar Rp 35.005.101.306.

Irvan Mahidin Sukamto, Ketua Umum DPP IVENDO 2025–2029 yang baru dilantik mencatat bahwa IVENDO akan memprioritaskan profesionalisasi industri. “Kami akan meningkatkan profesionalisme melalui sertifikasi kompetensi, pembangunan ekosistem usaha yang sehat, advokasi kebijakan nasional, serta perluasan ruang pertumbuhan bagi seluruh DPD di Indonesia,” kata Irvan.

Setelah pelantikan, seluruh pengurus DPP dan DPD langsung diberangkatkan ke Bandung untuk mengikuti Leader’s BootCAMP selama tiga hari dua malam. Program ini mencakup Workshop Konsolidasi Pusat–Daerah, simulasi kepemimpinan, dan penyusunan awal Roadmap Industri Event Nasional 2025–2045 yang diselaraskan dengan arah kebijakan nasional.

“Kami ingin memastikan pelantikan ini bukan akhir, tapi awal dari gerak bersama yang solid dan adaptif. Model organisasi yang langsung bergerak setelah dilantik ini adalah contoh tata kelola asosiasi modern,”  tutur Wakil Ketua Umum III Bidang Komunikasi, Program, dan Ekosistem Industri, Grace Jeanie.

Editor: Mardiana Makmun

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Business 39 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 49 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 9 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia