Saran Ekonom untuk Capres dan Cawapres 2024
JAKARTA, investor.id – Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia menyatakan, salah satu kriteria penting untuk pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) periode berikutnya adalah menjaga stabilitas sosial dan ekonomi.
Peneliti CORE Indonesia Yusuf Rendy Manilet mengatakan, dalam proses transisi dari pemerintah saat ini dan memastikan beragam kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintahan, akan menjadi tantangan tersendiri terutama bila terkait dengan perekonomian.
“Sebab beragam kebijakan yang dikeluarkan pemerintah sebelumnya tentu bisa menarik investor dan minat dari investor. Inilah yang kemudian perlu dijaga oleh pemerintahan baru nantinya, dengan memastikan proses transisi kebijakan dari pemerintah sebelumnya bisa dijalankan secara bertahap,” kata Yusuf, Kamis (4/5/2023).
Dia menegaskan, capres dan cawapres harus sudah berpengalaman dalam pemerintahan. Sebab dengan pengalaman itulah, proses transisi dari pemerintahan nantinya bisa dijalankan secara lebih mulus.
“Sudah berpengalaman di pemerintah pun juga menjadi penting terutama dalam membuka komunikasi dengan beragam kalangan, misalnya DPR, untuk memastikan beragam program kebijakan nanti bisa dijalankan dan disetujui oleh parlemen,” tandas Yusuf.
Lebih lanjut dia mengatakan, tahun 2024 menjadi tahun kelima dari pandemi yang terjadi sejak awal tahun 2020. Tantangan utamanya adalah memastikan dampak atau efek samping dari pandemi yang terjadi dalam empat tahun terakhir tidak akan terasa lagi. Khususnya, dampak pada kelompok masyarakat menengah ke bawah.
Menurut dia, capres dan cawapres tidak harus berasal dari dunia usaha. Sebab kepentingan dari pebisnis juga bisa terakomodir dari pemilihan menteri. “Khususnya menteri yang mempunyai tupoksi untuk melihat kepentingan dari iklim bisnis di Indonesia,” ujar Yusuf.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






