Jumat, 15 Mei 2026

Turun, Inflasi Tahunan Juli 2023 Capai 3,08%

Penulis : Arnoldus Kristianus
1 Aug 2023 | 12:09 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi inflasi. Foto ilustrasi: SP/Joanito De Saojoao
Ilustrasi inflasi. Foto ilustrasi: SP/Joanito De Saojoao

JAKARTA, investor.id - Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut inflasi secara tahunan (year on year/yoy) Juli 2023 mencapai 3,08%. Angka itu turun dibandingkan Juni 2023 yang sebesar 3,52% (yoy). Bahkan jauh menurun dibandingkan Juli 2022 yang mencapai 4,94%. 

Sedangkan secara bulanan atau month to month (mtm) pada Juli 2023 sebesar 0,21 % atau terjadi kenaikan indeks harga konsumen (IHK) dari 115 pada Juni 2023 menjadi 115,24 pada Juli 2023. Sedangkan tingkat inflasi tahun kalender Juni 2023 (year to date/ytd) sebesar 1,45%.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini mengatakan, komoditas penyumbang inflasi secara bulanan terbesar adalah angkutan udara dengan andil 0,06%, daging ayam ras dengan andil 0,04%, cabai merah dengan andil 0,03%, bawang putih dengan andil sebesar 0,02%.

ADVERTISEMENT

“Beberapa komoditas dengan andil 0,01% seperti biaya sekolah dasar, telur ayam ras, biaya sekolah menengah atas, biaya sekolah menengah pertama, rokok kretek filter dan kentang,” ucap dalam konferensi pers pada Selasa (1/8/2023).

Pudji mengatakan bila dilihat secara series terlihat bahwa inflasi juli 2023 secara bulan ke bulan lebih tinggi dibandingkan inflasi Juni 2023 yang sebesar 0,14%. "Namun lebih rendah jika dibandingkan dengan Juli 2022 yang saat itu inflasinya mencapai 0,64%," papar Puji.

Bila dilihat berdasarkan kelompok pengeluaran maka inflasi pada Juli 2023 ditopang oleh kelompok transportasi dengan inflasi 0,58% dan andil 0,08%. Diikuti kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau dengan andil 0,06% dimana kelompok ini mengalami inflasi 0,22% pada Juli 2023. Ketiga yaitu kelompok pendidikan dengan andil 0,04%, kelompok ini mengalami inflasi 0,66% pada Juli 2023.

Sedangkan bila dilihat berdasarkan wilayah tercatat 77 kota mengalam inflasi yang terbagi dalam 46 kota mengalami inflasi di atas inflasi nasional dan 31 kota di bawah inflasi nasional sedangkan 13 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi di Manokwari yaitu 1,43% sedangkan deflasi terdalam Tual sebesar 0,5%.

“Komoditas penyumbang inflasi di Manokwari yaitu angkutan udara (0,48%), ikan segar (0,34%), beras (0,23%), sirih (0,17%), cabai rawit (0,14%),” kata Pudji. 

Sedangkan tingkat inflasi komponen inti Juli 2023 secara tahunan sebesar 2,43% (yoy), inflasi secara bulanan sebesar 0,13% (mtm), dan inflasi tahun kalender Juni 2023 sebesar 1,20% (ytd).

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 38 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia