Jumat, 15 Mei 2026

Wisata Bangkit, Wisman Semester I Nanjak 250,33%

Penulis : Parluhutan Situmorang
1 Aug 2023 | 14:12 WIB
BAGIKAN
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Puji Ismartini
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Puji Ismartini

JAKARTA, Investor.id – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) secara kumulatif dari Januari hingga Juni 2023 mencapai 5,19 juta kunjungan atau naik 250,33% dari periode sama tahun 2022. Jumlah kunjungan wisman pada Juni 2023 setara dengan 88,12% kunjungan wisman sepanjang tahun 2022.

Hal ini menunjukan bahwa kebangkitan sektor pariwisata di Indonesia masih terus berlanjut.

“Meskipun jumlah terus meningkat total kunjungan wisman hingga Juni 2023 masih lebih rendah dibandingkan periode yang sama di tahun 20219 atau sebelum pandemi,” ucap Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini dalam konferensi pers pada Selasa (1/8/2023).

ADVERTISEMENT

Jika dilihat berdasarkan negara asal maka tiga besar asal negara dengan jumlah kunjungan terbesar adalah Malaysia sebanyak 877 ribu kunjungan (16,9%), Singapura dengan 668 ribu kunjungan (12,9%), dan Australia sebanyak 636,4 ribu kunjungan (12,3%).

Sedangkan bila dirinci untuk bulan Juni 2023 saja, jumlah kunjungan wisman mencapai 1,062 juta kunjungan yang terbagi dalam pintu masuk utama sebanyak 908,3 ribu kunjungan, dan pintu masuk perbatasan sebanyak 154,49 ribu kunjungan.

“Jumlah kunjungan wisman mencapai 1,062 juta kunjungan naik 12,39% dari mei 2023 dan meningkat 119,64% dari posisi Juni 2022,” kata Pudji.

Tiga negara terbesar asal wisman pada Juni 2023 adalah Singapura sebanyak 174,4 ribu kunjungan (16,4%), Malaysia sebanyak 168,8 ribu kunjungan (15,9%), dan Australia sebanyak 132,5 ribu kunjungan (12,5%).

Jika dilihat pada periode Januari hingga Juni 2023, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel mencapai mencapai 36,68%, naik sebesar 2,98 poin dibandingkan periode yang sama pada 2022. Hampir seluruh klasifikasi hotel bintang mengalami peningkatan kecuali klasifikasi bintang 1 yang turun sebesar 0,39 poin. Di sisi lain, peningkatan TPK tertinggi tercatat pada hotel bintang 5, yaitu sebesar 6,34 poin.

Sedangkan TPK hotel di Indonesia selama Juni 2023 mencapai 41,15%, naik 1,63 poin dibandingkan Juni 2022 (y-on-y). Hampir seluruh klasifikasi hotel bintang menunjukkan kenaikan. Kenaikan tertinggi TPK Hotel tercatat pada hotel bintang 5 yang naik sebesar 9,50 poin. Sementara itu, satu-satunya penurunan tercatat pada hotel bintang 1 yaitu turun sebesar 1,72 poin. Dibandingkan dengan Mei 2023 (m-to-m), TPK hotel pada Juni 2023 juga mengalami kenaikan.

sebesar 3,02 poin. Hampir seluruh klasifikasi hotel bintang menunjukkan kenaikan. Kenaikan TPK tertinggi tercatat pada hotel bintang 5 yang naik sebesar 11,29 poin. Sementara itu, satu-satunya penurunan tercacat pada hotel bintang 1 yang turun sebesar 0,75 poin. TPK hotel klasifikasi bintang tertinggi tercatat di Provinsi DI Yogyakarta yaitu 65,64%.

“Peningkatan okupansi hotel karena beberapa event diantaranya perayaan Hari Raya Waisak di Borobudur, event Jogja Marathon dan pertemuan Asean lainnya,” kata dia. 

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 36 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia