Genjot Realisasi Investasi, Pemerintah Optimalkan OSS
JAKARTA, investor.id - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan kepastian hukum menjadi salah satu kunci agar pemerintah bisa meningkatkan realisasi investasi. Dalam hal ini Kementerian Investasi/BKPM mengoptimalkan peran online single submission (OSS) sebagai upaya mempermudah proses pengurusan izin bagi pengusaha.
“Bagaimana caranya rata-rata persoalan investor adalah persoalan kepastian seperti lahan dan stabilitas politik, kalau (persoalan) ini bisa lewat OSS,” ucap Menteri Investasi/Bahlil Lahadalia dalam acara Investor Daily Round Table dengan tema “Bagaimana Meningkatkan Investasi Indonesia di Tengah Kelesuan?” di Hutan Kota by Plataran, Senayan, Jakarta pada Rabu (23/8/2023).
Bahlil mengatakan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menjadi ujung tombak dari Kementerian Investasi/BKPM di daerah. Dia menekankan bahwa selama investor sudah memenuhi persyaratan maka dapat menanamkan modal mereka di Indonesia.
“Selama persyaratannya legal silahkan, tetapi kalau ilegal mohon maaf gak bisa pengusaha asing mengatur negara kita, negara harus mengatur investor, tetapi negara gak boleh semena-mena kepada pengusaha,” kata Bahlil.
Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS) porsi investasi menjadi penyumbang kedua bagi pertumbuhan ekonomi nasional yaitu berkontribusi 27,9% pada kuartal II 2023. Porsi investasi berada di bawah peran konsumsi rumah tangga yang sebesar 53,31% sebagai penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal II 2023.
“Tetapi sebenarnya hulu konsumsi adalah investasi, kenapa saya katakan hulu dari konsumsi adalah investasi. Karena kalau bicara konsumsi adalah daya beli,“ tutur Bahlil.
Baca Juga:
Gelar Investor Daily Roundtable, Enggartiasto Sebut Ekonomi Kerap Terlupakan di Tahun PolitikBahlil meyakini pemerintah dapat mencapai target realisasi investasi sebesar Rp 1.200 triliun di tahun 2023 ini. Berdasarkan data Kementerian Investasi/BKPM mencatat realisasi investasi sebesar Rp 349,8 triliun pada kuartal II 2023. Angka ini menunjukan pertumbuhan sebesar 15,7% dibanding dengan periode yang sama pada tahun 2022. Sedangkan jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya terjadi pertumbuhan 6,3%. Realisasi investasi kuartal II menyerap tenaga kerja Indonesia (TKI) sebanyak 464.289 orang.
“Insya Allah kita bisa mencapai target investasi (Rp 1.200 triliun), politik boleh berjalan tetapi jangan panas,” pungkas Bahlil.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






