Jumat, 15 Mei 2026

BPS: Inflasi Tahunan Capai 2,28% pada September 2023

Penulis : Indah Handayani
2 Okt 2023 | 11:16 WIB
BAGIKAN
PLT Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti
PLT Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti

JAKARTA, investor.id – Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan September 2023 terjadi inflasi sebesar 0,19% secara bulan ke bulan (month to month/mtm). Sedangkan secara tahunan (year on year/yoy) pada September 2023 mencapai 2,28%. Sementara secara inflasi tahun kalender (September 2023 terhadap Desember 2022) sebesar 1,63%. 

"Tingkat inflasi bulananan september 2023, lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya. Namun, lebih rendah dibandingkan bulan yang sama tahun lalu,” kata PLT Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers pada Senin (2/10/2023).

Menurut Amalia, tingkat inflasi September 2023 secara tahunan terjadi peningkatan indeks harga konsumen dari 112,87 pada September 2022, menjadi 115,44 pada September 2023. "Tekannan inflasi tahunan menurun signifikan pada September 2023," tambahnya.  

ADVERTISEMENT

Sedangkan secara mtm, lanjut dia, terjadi peningkatan harga konsumen dari 111,22 pada Austus 2023 menjadi 115,44 pada September 2023. 

Bila dilihat dari sisi kelompok pengeluaran, kelompok makanan, minuman dan tembakau menjadi penyumbang terbesar inflasi secara bulanan pada September 2023. Kelompok ini pada September 2023 mengalami inflasi bulanan sebesar 0,35% dan andil inflasi sebesar 0,9%. 

Sedangkan komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan inflasi mtm adalah beras 0,18%, bensin 0,06% sejalan dengan adanya penyesuaian harga BBM Non subsidi.  

Sementara itu, kelompok makanan minuman dan tembakau juga menjadi penyumbang terbesar inflasi secara tahunan, yaitu 4,17% dan memberikan andil sebesar 1,08% terhadap inflasi umum. Komoditas yang memberikan andil pada kelompok ini adalah beras dengan andil inflasi sebesar 0,55%. 

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia