BPS: Pulau Jawa Masih Dominasi Kue Perekonomian Nasional pada Kuartal III-2023
JAKARTA, investor.id – Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan struktur perekonomian Indonesia secara spasial masih didominasi oleh wilayah Pulau Jawa pada kuartal III-2023. Kelompok provinsi di Pulau Jawa memiliki peranan terhadap PDB sebesar 57,12% dengan pertumbuhan ekonomi 4,83%.
“Secara struktur ekonomi Indonesia berdasarkan wilayah masih terkonsentrasi di Jawa dan Sumatera,” ucap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers di Kantor BPS pada Senin (6/11/2023).
Pertumbuhan ekonomi di Pulau Sumatera mencapai 4,5% dengan kontribusi sebesar 22,16% ke pertumbuhan ekonomi kuartal III-2023. Pertumbuhan ekonomi Pulau Kalimantan sebesar 4,83% dengan kontribusi sebesar 8,08% ke pertumbuhan ekonomi kuartal III-2023.
Pertumbuhan ekonomi di Pulau Sulawesi mencapai 6,44% dengan kontribusi 7,25% terhadap pertumbuhan ekonomi kuartal III-2023. Pertumbuhan ekonomi di Pulau Pulau Bali dan Nusa Tenggara sebesar 3,43% dan memberikan kontribusi sebesar 2,8% ke pertumbuhan ekonomi kuartal III-2023. Pertumbuhan ekonomi di Pulau Maluku dan Papua sebesar 9,25% dan memberikan kontribusi 2,59% terhadap pertumbuhan ekonomi kuartal III-2023.
“Secara wilayah pertumbuhan ekonomi tetap tumbuh walaupun melambat di beberapa pulau kecuali Maluku dan Papua Maluku dan Papua secara agregat menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang menguat bahkan yang tertinggi dibandingkan dengan wilayah lain pada kuartal III-2023,” tutur Amalia.
Jika dilihat secara spasial pertumbuhan industri pengolahan terbesar terjadi di Maluku Utara tumbuh 51,02% year on year didorong oleh peningkatan pada industri logam dasar utamanya ferronickel, mixed hydroxide precipitate, serta nickel matte. Kedua yaitu pertumbuhan industri Maluku tumbuh 30,42% year on year (yoy) didorong oleh peningkatan produksi pengolahan tembaga.
Ketiga yaitu pertumbuhan industri di Provinsi Sulawesi Tengah tumbuh 27,99% didorong oleh peningkatan produksi besi baja dan nikel sejalan dengan peningkatan permintaan luar negeri pada produk tersebut.
Lima daerah dengan pertumbuhan pembentukan modal tetap bruto (PMTB) tertinggi adalah Kalimantan Utara (13,08%) Nusa Tenggara Barat (12,08%); Kalimantan Timur (12,06%); Kepulauan Riau (10,12%); Sumatera Barat (9,3%).
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






