Jumat, 15 Mei 2026

APBN Defisit Rp 700 Miliar per Oktober 2023

Penulis :  Vinnilya Huanggrio
24 Nov 2023 | 15:55 WIB
BAGIKAN
Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Kemenkeu)
Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Kemenkeu)

JAKARTA, investor.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) per Oktober 2023 mengalami defisit sebesar Rp 700 miliar atau 0,003% dari produk domestik bruto (PDB). Hal ini disebabkan oleh belanja negara yang lebih besar dibandingkan pendapatan negara.

“Belanja negara dari tahun lalu turun 4,7% dari sisi posisi akhir Oktober dengan posisi ini maka postur APBN sudah mulai defisit sebesar Rp 700 miliar atau 0,003% dari GDP atau PDB,” ujar Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN KITA Edisi November 2023 secara daring, Jumat (24/11/2023).

Sri Mulyani mengatakan pendapatan negara yang berasal dari pajak, bea dan cukai serta PNBP per Oktober 2023 telah mencapai Rp 2.240,1 triliun. Nominal itu sudah memenuhi target tahun 2023 sebesar 90,9% dan tumbuh positif 2,8% secara year on year (yoy).

ADVERTISEMENT

Sedangkan belanja negara, lanjut Sri Mulyani, sampai dengan akhir Oktober hampir sama angkanya secara nominal dengan pendapatan negara.

APBN Defisit Rp 700 Miliar per Oktober 2023
Sumber: Kementerian Keuangan

“Belanja negara sampai dengan akhir Oktober mencapai Rp 2.240,8 T, dan belanja negara ini baru 73,2% dari total pagu anggaran yang ada di dalam Undang-Undang APBN, artinya belanja negara dari tahun lalu turun 4,7% hingga periode akhir Oktober,” jelas Sri.

Untuk itu, dengan posisi ini dikatakan Sri Mulyani maka postur APBN mengalami defisit sebesar Rp 700 miliar atau 0,003% dari produk domestik bruto (PDB). Namun dari sisi keseimbangan primer surplus Rp 365,4 triliun.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 39 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 43 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 3 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 3 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia