Imbas Geopolitik dan Cuaca, Sri Mulyani Ingatkan Inflasi Komoditas Pangan
JAKARTA, investor.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menjelaskan bahwa harga komoditas baik energi dan pangan/pertanian year to date (ytd) terus berfluktuasi dipicu faktor geopolitik dan cuaca.
“Kita lihat dari mulai minyak bumi yaitu Brent yang mengalami koreksi hampir 6%, sempat meningkat, tetapi kemudian melemah kembali,” ujar Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN KITA Edisi November 2023 secara daring, Jumat (24/11/2023).
Penurunan harga komoditas energi disusul oleh natural gas alam yang turun 30,8% secara yoy, batu bara (coal) turun 69,7% secara year on year (yoy) dan crude palm oil (CPO) turun 10,1%. Selanjutnya kata Sri, berbagai komoditas pangan seperti gandum, kedelai dan beras juga mengalami penurunan meskipun untuk beras terjadi kenaikan yang cukup tinggi dalam dua bulan terakhir.
“Kenaikan harga beras dua bulan terakhir itu dipengaruhi oleh El Nino dan turut menyebabkan inflasi di berbagai negara termasuk di Indonesia,” sebut Sri Mulyani.
Menkeu Sri Mulyani mengingatkan, volatilitas komoditas pangan menjadi salah satu faktor kenaikan inflasi yang harus diwaspadai, di samping penurunan inflasi barang/jasa yang perkembangan harganya diatur pemerintah (administered prices).
Menurut Sri Mulyani, inflasi akibat food volatile sudah mulai mengalami kenaikan dibandingkan dengan Juli yaitu sebesar 5,5%. “Ini disebabkan komoditas seperti beras, cabai dan gula pasir mengalami kenaikan terutama pada bulan-bulan September dan Oktober lalu,” kata dia.
“Meskipun demikian Indonesia masih relatif dalam posisi inflasinya rendah dibandingkan negara-negara maju maupun secara global, ini yang perlu untuk dijaga dan dipertahankan,” tandas Menkeu Sri Mulyani.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler






