Jumat, 15 Mei 2026

Kamala vs Trump, Menakar Untung-Rugi untuk Indonesia

Penulis : Vinnilya Huanggrio
25 Jul 2024 | 19:24 WIB
BAGIKAN
Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Kamala Harris dan calon presiden dari Partai Republik dan mantan presiden AS Donald Trump. (Brendan Mcdermid/ Elizabeth Frantz/ Reuters)
Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Kamala Harris dan calon presiden dari Partai Republik dan mantan presiden AS Donald Trump. (Brendan Mcdermid/ Elizabeth Frantz/ Reuters)

Di sisi lain, Yusuf mengatakan jika Kamala Harris yang akhirnya terpilih menjadi presiden AS mendatang maka arah ekonomi global akan cenderung lebih stabil.

“Kalau kita lihat arahnya dari ekonomi global potensi dari ketidakpastian itu relatif lebih kecil dilihat dari track record partai Demokrat itu sendiri. Jadi setidaknya dari sisi global terutama dari ekspor pemerintah bisa sedikit mengurangi potensi risiko ketidakpastian,” urai Yusuf.

Menurut dia, setidaknya risiko ketidakpastian ekonomi global akan lebih sedikit jika Kamala terpilih nantinya, ketimbang harus melakukan transisi lagi ke kepemimpinan Trump dari Partai Republik.

ADVERTISEMENT

Seperti diketahui, dinamika pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) kian menghangat terlebih usai insiden percobaan pembunuhan Donald Trump pada Sabtu (13/7/2024) lalu. Secara mengejutkan, pesaing Trump di bursa calon presiden AS, Joe Biden mengundurkan diri dari kontestasi dan mengendorse wakilnya yakni Kamala Harris untuk maju.

Pengunduran diri Joe Biden tak pelak mengubah peta persaingan capres negara adidaya tersebut. Oleh sebab itu, sebagai emerging market yang masih berkiblat dari AS, Indonesia sangat mungkin terkena dampak dari sentimen ini. Khususnya imbas kepada China sebagai pangsa ekspor terbesar dalam negeri.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 3 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 41 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 45 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 3 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia