Jumat, 15 Mei 2026

BPS Sebut Inflasi Tahunan pada Oktober 2024 Sentuh 1,71%

Penulis : Arnoldus Kristianus
1 Nov 2024 | 10:04 WIB
BAGIKAN
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers di Kantor BPS pada Jumat (1/11/2024). (Investor Daily/Arnoldus Kristianus)
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers di Kantor BPS pada Jumat (1/11/2024). (Investor Daily/Arnoldus Kristianus)

JAKARTA, investor.id - Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut inflasi tahunan sebesar 1,71% pada Oktober 2024. Inflasi tahunan Oktober 2024 lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya dan bulan yang sama 2023. Kelompok pengeluaran yang memberikan andil terbesar kelompok makanan, minuman, dan tembakau.

“Tingkat inflasi tahun ke tahun pada Oktober 2024 sebesar 1,71% atau terjadi peningkatan indeks harga konsumen dari 104,23 pada Oktober 2023 menjadi 106,01 pada Oktober 2024,” ucap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers di Kantor BPS pada Jumat (1/11/2024).

Dia mengatakan berdasarkan kelompok pengeluaran inflasi tahunan utamanya didorong oleh kelompok makanan, minuman dan tembakau dengan inflasi sebesar 2,35% dan andil inflasi 0,67%. Komoditas yang memberikan andil inflasi terbesar adalah beras dan sigaret kretek mesin yang masing-masing memberikan andil 0,15% dan 0,13%.

ADVERTISEMENT

“Komoditas lain yang juga memberikan andil inflasi cukup besar adalah kopi bubuk, minyak goreng, bawang merah dan gula pasir,” kata dia.

Sementara itu, komoditas lain di luar kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang memberikan andil inflasi cukup signifikan adalah emas perhiasan , nasi dengan lauk masing-masing memberikan andil inflasi 0,35% dan 0,06%.

Bila dilihat menurut komponen tercatat seluruh komponen mengalami inflasi tahunan pada Oktober 2024. Pertama yaitu komponen inti mengalami inflasi tahunan 2,21%. Komponen ini memberikan andil inflasi terbesar dengan andil inflasi terbesar dengan andil inflasi sebesar 1,42%.

“Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi antara lain emas perhiasan, kopi bubuk, nasi dengan lauk, minyak goreng dan gula pasir,” terang Amalia.

Komponen Inflasi

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia