Jumat, 15 Mei 2026

Termasuk BYD, Empat Perusahaan Asing Komitmen Investasi Rp 120 Triliun di RI

Penulis : Prisma Ardianto / Ichsan Ali
2 Jan 2025 | 19:51 WIB
BAGIKAN
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKMP, Rosan Roeslani di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis, (2/1/2025), usai melakukan pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka Jakarta. (BPMI Setpres/Cahyo)
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKMP, Rosan Roeslani di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis, (2/1/2025), usai melakukan pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka Jakarta. (BPMI Setpres/Cahyo)

JAKARTA, investor.id – Empat perusahaan berkomitmen menempatkan investasi di Indonesia sebesar US$ 7,46 miliar atau sekitar Rp 120,9 triliun. Beberapa sektor yang akan menerima investasi tersebut diantaranya mencakup fiber glass, solar panel, hingga perikanan.

Hal tersebut dilaporkan oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani kepada Presiden Prabowo dalam pertemuan di Istana Merdeka Jakarta, pada Kamis (2/1/2025). Ia menyampaikan laporan itu usai berkunjung dari China.

“Seperti BYD yang sudah membeli tanah di daerah Subang diharapkan investasi untuk manufakturingnya akan dimulai pada awal tahun depan,” ungkap Rosan.

ADVERTISEMENT

Di samping minat investasi dari China, Indonesia juga mengharapkan investasi signifikan dari Amerika Serikat (AS), Timur Tengah, dan negara lainnya.

Mengingat nilai investasi yang cukup besar, Rosan menekankan pentingnya kolaborasi lintas kementerian/lembaga (K/L) untuk mencapainya. “Ini bukan pekerjaan yang mudah, ini pekerjaan yang sangat berat sehingga diharapkan juga kerja sama dan koordinasi dari semua kementerian terkait,” tutur Rosan.

Dengan target investasi tersebut, pemerintah optimistis dapat memperkuat perekonomian nasional, menciptakan lapangan kerja, dan memastikan Indonesia tetap menjadi destinasi investasi yang kompetitif di kancah global.

Pemerintah menargetkan investasi mencapai Rp 13.032 triliun pada periode 2025-2029. Target ini dipatok pemerintah sebagai upaya mendukung pencapaian pertumbuhan ekonomi sebesar 8% pada tahun 2029.

“Di tahun 2025 investasi diharapkan mencapai Rp1.905 triliun dengan total investasi dari 2025 sampai 2029 itu kurang lebih Rp 13.000 triliun lebih sedikit lah Rp 13.032 triliun. Itu adalah yang saya sampaikan ke Bapak Presiden,” ujar Rosan.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 4 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 1 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia