Termasuk BYD, Empat Perusahaan Asing Komitmen Investasi Rp 120 Triliun di RI
JAKARTA, investor.id – Empat perusahaan berkomitmen menempatkan investasi di Indonesia sebesar US$ 7,46 miliar atau sekitar Rp 120,9 triliun. Beberapa sektor yang akan menerima investasi tersebut diantaranya mencakup fiber glass, solar panel, hingga perikanan.
Hal tersebut dilaporkan oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani kepada Presiden Prabowo dalam pertemuan di Istana Merdeka Jakarta, pada Kamis (2/1/2025). Ia menyampaikan laporan itu usai berkunjung dari China.
“Seperti BYD yang sudah membeli tanah di daerah Subang diharapkan investasi untuk manufakturingnya akan dimulai pada awal tahun depan,” ungkap Rosan.
Di samping minat investasi dari China, Indonesia juga mengharapkan investasi signifikan dari Amerika Serikat (AS), Timur Tengah, dan negara lainnya.
Mengingat nilai investasi yang cukup besar, Rosan menekankan pentingnya kolaborasi lintas kementerian/lembaga (K/L) untuk mencapainya. “Ini bukan pekerjaan yang mudah, ini pekerjaan yang sangat berat sehingga diharapkan juga kerja sama dan koordinasi dari semua kementerian terkait,” tutur Rosan.
Dengan target investasi tersebut, pemerintah optimistis dapat memperkuat perekonomian nasional, menciptakan lapangan kerja, dan memastikan Indonesia tetap menjadi destinasi investasi yang kompetitif di kancah global.
Pemerintah menargetkan investasi mencapai Rp 13.032 triliun pada periode 2025-2029. Target ini dipatok pemerintah sebagai upaya mendukung pencapaian pertumbuhan ekonomi sebesar 8% pada tahun 2029.
“Di tahun 2025 investasi diharapkan mencapai Rp1.905 triliun dengan total investasi dari 2025 sampai 2029 itu kurang lebih Rp 13.000 triliun lebih sedikit lah Rp 13.032 triliun. Itu adalah yang saya sampaikan ke Bapak Presiden,” ujar Rosan.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






