Sabtu, 4 April 2026

Luhut Ingin Pelaksanaan Family Office Dapat Dimulai Februari 2025

Penulis : Bambang Ismoyo
15 Jan 2025 | 13:03 WIB
BAGIKAN
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan bersama Anggota DEN lainnya melakukan pertemuan dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP) pada Selasa (14/1/2025). (Sumber Foto :Humas Dewan Ekonomi Nasional)
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan bersama Anggota DEN lainnya melakukan pertemuan dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP) pada Selasa (14/1/2025). (Sumber Foto :Humas Dewan Ekonomi Nasional)

JAKARTA, investor.id - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan memastikan pembentukan family office akan berlangsung tahun ini. DEN dalam waktu dekat akan menemui Presiden Prabowo dan mengusulkan agar family office mulai dilaksanakan Februari 2025.

Menurut Luhut, studi mengenai family office sudah dilakukan sejak tahun 2024 di masa pemerintahan Joko Widodo, sehingga selayaknya program ini dapat berjalan tahun ini.

"Lanjut, (family office) harus lanjut, Presiden setuju mengenai itu, tinggal kita tangani lagi," ucap Luhut saat ditemui di kawasan Setiabudi, Jakarta, Rabu (15/1/2025).

Advertisement

"Kalau saya ketemu Presiden, kalau saya boleh usul, bulan depan boleh kita jadikan. Kita sudah lama studi," sambungnya.

Luhut mengungkapkan, Indonesia berambisi untuk tidak akan kalah dari Malaysia, di mana family office di Negeri Jiran telah berjalan. Terlebih, Malaysia sukses menjalankan program bebas pajak untuk family office.

Diketahui, negara tetangga Indonesia ini telah memastikan untuk memberikan pajak nol% untuk family office yang berlokasi di Kawasan Keuangan Khusus (SFZ) Forest City.

"Kita enggak mau kalah dari negara tetangga kita, alur berfikir kita harus dibalik, jangan ngitung untung saya saja, untungmu juga harus dipikir," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, saat masih menjabat Presiden, Joko Widodo (Jokowi) telah menginstruksikan pembentukan tim khusus untuk mengkaji skema investasi family office milik crazy rich di Indonesia.

Family office atau kantor keluarga didefinisikan oleh Binder Dijker Otte (BDO) sebagai lembaga yang bisa digunakan oleh keluarga konglomerat untuk membantu mengelola kekayaan yang didapat dari hasil bisnis mereka. BDO merupakan perusahaan internasional yang bergerak di bidang akuntansi publik, pajak, konsultasi, dan penasehatan bisnis. 

Family office digunakan untuk mengelola keuangan untuk berbagai kebutuhan hidup dari keluarga tertentu. Family office bisa digunakan untuk mengatur pendidikan, liburan dan untuk meneruskan kekayaannya atau warisan kepada generasi selanjutnya.

Family office beroperasi layaknya perusahaan konsultasi keuangan biasa yang dapat diatur sebagai lembaga terpisah atau tertanam dalam sebuah perusahaan keluarga. Dalam family office terdapat akuntan, pakar investasi, ekonom, penasihat properti, dan pengacara.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 2 menit yang lalu

Lima Jurus Menghadapi Periode Kritis Produksi Beras

Stok beras di atas 4 juta ton, masyarakat tidak perlu panik.
International 6 menit yang lalu

Jet Tempur F-15 AS Jatuh di Iran, Operasi Penyelamatan Pilot Jadi Rebutan

Jet F-15 AS jatuh di Iran, operasi penyelamatan pilot jadi rebutan kedua pihak. Eskalasi perang kian meluas hingga ancam pasokan energi.
Business 32 menit yang lalu

Operator Transportasi Antisipasi Libur Panjang Paskah

Sejumlah operator transportasi mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat pada libur panjang Hari Raya Paskah 2026.
International 35 menit yang lalu

12 RT dan 4 Ruas Jalan di Jakbar Terendam Banjir

Banjir rendam 12 RT di Jakarta Barat akibat luapan Kali Angke dan Pesanggrahan. BPBD DKI siagakan personel untuk penyedotan genangan air.
Market 44 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Sabtu 4 April 2026: Kokoh

​​​​​​​Harga emas Antam (ANTM) terpantau kokoh pada hari ini, sabtu (4/4/2026). Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 48 menit yang lalu

Masuk Saham Terkonsentrasi Tinggi, Laba Samator (AGII) Merosot

Laba bersih Samator Indo Gas (AGII) merosot 44,37% pada 2025, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia