Sabtu, 4 April 2026

Prabowo Gelisah, Banyak Anak Mengeluh Belum Dapat Makan Bergizi Gratis

Penulis : Bella Evanglista Mikaputri
17 Jan 2025 | 20:10 WIB
BAGIKAN
Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

JAKARTA, investor.id – Presiden Prabowo Subianto diketahui mengaku gelisah karena banyak anak di berbagai wilayah Indonesia belum menerima manfaat dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kepala Negara risau, kebijakannya untuk memberi makan banyak anak itu harus dihadang anggaran yang terbatas.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta usai mengikuti rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto, pada Jumat (17/1/2025).

Dia mengatakan, saat ini Presiden Prabowo tengah gelisah karena banyak dari anak-anak Indonesia belum mendapatkan manfaat dari program Makan Bergizi Gratis. Prabowo tambah risau mendengar anak-anak Indonesia mengadu kepada ibunya karena belum mendapat makan bergizi gratis.

Advertisement

“Kenapa Pak Presiden gelisah? Karena banyak anak yang belum mendapatkan (makan bergizi gratis)… Pak Presiden sangat gelisah karena banyak anak yang lapor ke ibunya belum mendapatkan makan (bergizi),” ungkap Dadan kepada awak media.

Seperti yang diketahui, pemerintah telah mematok anggaran senilai Rp 71 triliun untuk menyelenggarakan program Makan Bergizi Gratis pada tahun 2025, dengan alokasi Rp 10.000 per porsi per anak per hari dengan kandungan 500-600 kalori.

Prabowo Gelisah, Banyak Anak Mengeluh Belum Dapat Makan Bergizi Gratis
Ilustrasi: Investor Daily

Program ini telah secara resmi dimulai pada Senin, 6 Januari 2025 lalu. Sebagai targetnya, penerima manfaat terdiri dari balita, santri, siswa PAUD, TK, SD, SMP, SMA, ibu hamil, serta ibu menyusui.

Karena keterbatasan anggaran, program Makan Bergizi Gratis rencananya akan diselenggarakan secara bertahap. Pemerintah menargetkan program MBG dapat menyentuh 3 juta penerima manfaat selama Januari – Maret 2025.

Prabowo Cari Tambahan Anggaran

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


InveStory 6 menit yang lalu

Tantangan Organisasional Menghadapi Gap Profesionalitas Bisnis

Turnaround Garuda hanya akan berhasil jika perusahaan berhenti sekadar memonetisasi kursi dan mulai mengorkestrasi sistem nilai perusahaan.
Business 10 menit yang lalu

Lima Jurus Menghadapi Periode Kritis Produksi Beras

Stok beras di atas 4 juta ton, masyarakat tidak perlu panik.
International 14 menit yang lalu

Jet Tempur F-15 AS Jatuh di Iran, Operasi Penyelamatan Pilot Jadi Rebutan

Jet F-15 AS jatuh di Iran, operasi penyelamatan pilot jadi rebutan kedua pihak. Eskalasi perang kian meluas hingga ancam pasokan energi.
Business 40 menit yang lalu

Operator Transportasi Antisipasi Libur Panjang Paskah

Sejumlah operator transportasi mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat pada libur panjang Hari Raya Paskah 2026.
International 43 menit yang lalu

12 RT dan 4 Ruas Jalan di Jakbar Terendam Banjir

Banjir rendam 12 RT di Jakarta Barat akibat luapan Kali Angke dan Pesanggrahan. BPBD DKI siagakan personel untuk penyedotan genangan air.
Market 52 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Sabtu 4 April 2026: Kokoh

​​​​​​​Harga emas Antam (ANTM) terpantau kokoh pada hari ini, sabtu (4/4/2026). Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia