Jumat, 15 Mei 2026

Kementerian Desa Siapkan Dana Rp 20 Triliun untuk Dukung Program MBG

Penulis : Bella Evanglista Mikaputri
17 Jan 2025 | 21:53 WIB
BAGIKAN
Sejumlah menteri menyampaikan keterangan kepada wartawan usai rapat terbatas kabinet bersama Presiden Prabowo Subianto di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (17/1/2025). (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)
Sejumlah menteri menyampaikan keterangan kepada wartawan usai rapat terbatas kabinet bersama Presiden Prabowo Subianto di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (17/1/2025). (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)

JAKARTA, investor.id – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Yandri Susanto, menyatakan bahwa kementeriannya siap mendukung penuh program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan alokasi dana sebesar Rp 20 triliun.

Dana ini akan difokuskan untuk menyuplai bahan baku seperti telur, ikan, ayam, beras, dan produk pangan lainnya.

“Rp 20 triliun dari Dana Desa telah dialokasikan untuk ketahanan pangan. Ini sudah tertuang dalam Permendes Nomor 2 Tahun 2024, yang sudah saya tandatangani. Fokusnya adalah untuk mendukung kebutuhan bahan baku program MBG,” ujar Yandri seusai mengikuti rapat terbatas di Istana Negara, Jumat (17/1/2025).

ADVERTISEMENT

Dalam pelaksanaan program ini, Yandri menegaskan peran penting Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan BUMDes Bersama (BUMDesma) dalam mengelola hasil produksi desa.

Konsep desa tematik juga akan diterapkan, di mana setiap desa akan fokus pada komoditas tertentu sesuai potensi lokalnya.

“Misalnya, ada desa padi, desa jagung, desa nila, atau desa ayam petelur. Hasilnya akan dikelola oleh BUMDes atau BUMDesma, lalu diserap oleh program Makan Bergizi Gratis,” jelas dia.

Yandri juga memastikan bahwa kementeriannya telah menyusun modul dan petunjuk teknis (juknis) secara rinci untuk membantu desa-desa menjalankan program ini. “Kami sudah buat modulnya, detilnya, dan skemanya. Semua sudah siap agar program ini berjalan lancar,” imbuh dia.

Di sisi lain, program makan bergizi gratis juga diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi pedesaan melalui optimalisasi potensi lokal.

“Intinya, Kementerian Desa siap menyukseskan program Makan Siang Bergizi dengan memanfaatkan Dana Desa untuk ketahanan pangan. Ini wujud komitmen kami dalam mendukung kesehatan anak-anak Indonesia sekaligus memajukan ekonomi desa,” tandas Yandri.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 20 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 31 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 35 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia