Harga Telur Anjlok karena Stok Melimpah, Mentan: akan Diserap MBG Seminggu 3 Kali
SURABAYA, investor.id – Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman memastikan harga telur ayam di tingkat peternak akan segera kembali stabil setelah pemerintah meningkatkan penyerapan telur untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Langkah tersebut diambil menyusul anjloknya harga telur di tingkat peternak akibat melimpahnya pasokan, sementara harga pakan ternak justru terus meningkat sehingga menekan margin usaha peternak ayam petelur.
“Anjloknya harga telur di tingkat peternak karena stok telur melimpah," ungkap Amran saat mengunjungi Gudang Bulog di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (13/5/2026).
Untuk jaga stabilitas harga telur, Amran mengatakan pemerintah telah berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk meningkatkan penggunaan telur dalam menu program MBG. Jika sebelumnya telur hanya disajikan satu kali dalam sepekan, ke depan frekuensinya akan ditingkatkan menjadi dua hingga tiga kali seminggu.
“Untuk itu kami sudah berkoordinasi dengan Kepala BGN untuk melakukan penyerapan telur sebagai menu MBG. Yang saat ini satu kali seminggu menggunakan menu telur, maka dalam waktu dekat akan dijadikan dua hingga tiga kali menu telur,” ujar
Menurut Amran, peningkatan serapan telur melalui program MBG diharapkan mampu membantu menstabilkan harga di tingkat peternak sekaligus menjaga keberlangsungan usaha peternakan ayam petelur.
Intervensi harga melalui program MBG ini bukan tanpa syarat. Mentan Amran menegaskan bahwa peningkatan konsumsi telur tidak boleh mengganggu keberlangsungan program MBG yang menjadi salah satu penggerak perekonomian nasional.
“Namun dengan catatan MBG tidak boleh diganggu karena program tersebut merupakan motor penggerak ekonomi Indonesia,” tegas Amran.
Lebih lanjut, Amran menyebut program MBG bukan sekadar program jangka pendek, melainkan investasi jangka panjang pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Karena itu, ia menegaskan program tersebut tidak seharusnya dipolitisasi karena fokus utamanya adalah memperbaiki gizi dan masa depan anak-anak Indonesia.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Tag Terpopuler
Terpopuler






