Jumat, 15 Mei 2026

Prabowo Luncurkan Danantara pada Senin (24/2/2025) di Istana Kepresidenan

Penulis : Prisma Ardianto
23 Feb 2025 | 20:00 WIB
BAGIKAN
Presiden Prabowo Subianto. (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)
Presiden Prabowo Subianto. (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)

JAKARTA, investor.id – Pihak istana mengonfirmasi bahwa Presiden Prabowo Subianto akan meluncurkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau BPI Danantara di Istana Kepresidenan pada Senin, 24 Februari 2025, pukul 10.00 WIB.

Demikian diungkapkan oleh Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana kepada wartawan di Jakarta, Minggu, (23/11/2024).

“Bapak Presiden Republik Indonesia akan meluncurkan Daya Anagata Nusantara (Danantara) pada Senin, 24 Februari 2025, pukul 10.00 WIB di halaman tengah Istana Kepresidenan, Jakarta,” ungkap Yusuf, seperti dikutip dari Kantor Berita Antara.

ADVERTISEMENT

Dia menegaskan, Danantara akan diluncurkan dan diresmikan langsung oleh Presiden Prabowo. Peluncuran Danantara menandai era baru transformasi pengelolaan investasi strategis negara.

“Ini juga merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan Asta Cita, yakni visi besar untuk membawa perekonomian Indonesia ke level yang lebih tinggi melalui investasi berkelanjutan dan inklusif,” sambung Yusuf.

Rencana peluncuran Danantara pada Senin (24/2/2025) sebetulnya telah disampaikan Presiden Prabowo dalam pidato di World Governments Summit pada 14 Februari 2025. Danantara sebagai sovereign wealth fund (SWF) Indonesia akan mengelola aset senilai lebih dari US$ 900 miliar, dengan proyeksi dana awal mencapai US$ 20 miliar.

Danantara akan mengelola investasi dan pembiayaan ke proyek-proyek yang berkelanjutan dan berdampak tinggi di berbagai sektor, seperti energi terbarukan, manufaktur canggih, industri hilir, dan produksi pangan.

Sebelumnya, peluncuran secara resmi BPI Danantara oleh Presiden Prabowo sempat gagal diselenggarakan. Salah satunya rencana diluncurkan pada Kamis (7/11/2024). Kala itu, pihak istana menyebut Danantara perlu lebih dulu menempuh proses yang hati-hati dan bijaksana sebelum nantinya secara resmi diluncurkan.

“Prosesnya harus ditempuh dulu, jadi enggak boleh buru-buru kata Bapak Presiden. Jadi ya kita harus tempuh dulu prosesnya dengan hati-hati, dengan prudent supaya nanti hasilnya baik,” kata Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, Kamis (7/11/2024).

Hasan tidak merinci proses yang dimaksud. Belakangan, proses yang dimaksud dipahami sebagai penerbitan UU BUMN, sebagai dasar hukum dari pendirian Danantara itu sendiri.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 47 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia