Jumat, 15 Mei 2026

Efisiensi Berlanjut, Pindah ke Kantong Danantara US$ 20 Miliar Per Tahun

Penulis : Arnoldus Kristianus
26 Feb 2025 | 17:04 WIB
BAGIKAN
Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo (kanan) berbincang dengan Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani (kiri) di Istana Merdeka, Jakarta. (ANTARA FOTO/Galih Pradipta).
Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo (kanan) berbincang dengan Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani (kiri) di Istana Merdeka, Jakarta. (ANTARA FOTO/Galih Pradipta).

JAKARTA, investor.id – Pemerintah berencana memberikan kucuran dana sebesar US$ 20 miliar per tahun sekitar Rp 327 triliun per tahun untuk Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara). Dana itu diharapkan akan meningkatkan kinerja Danantara untuk meningkatkan geliat investasi di Tanah Air.

“Dana US$ 20 miliar itu tahun ini dan tahun depan Pak Prabowo dan pemerintah optimis sebesar US$ 20 miliar,” ucap Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo dalam acara Economic Outlook 2025 di Hotel Westin Jakarta pada Rabu (26/2/2025).

Dana sebesar US$ 20 miliar didapatkan dari efisiensi anggaran belanja Kementerian/Lembaga (K/L) hingga pemerintah daerah yang akan dilakukan setiap tahun. Efisiensi dilakukan terhadap alokasi belanja yang dinilai tidak produktif. Beberapa belanja negara yang dipangkas adalah seminar, perjalanan dinas, studi banding, dan alat tulis kantor.

ADVERTISEMENT

“Jadi US$ 20 miliar setiap tahun karena APBN tetap akan bertumbuh, tetapi kebocoran-kebocoran, lemak-lemak itu tetap akan dihapuskan,” tutur Hashim.

Presiden Prabowo Subianto menargetkan penghematan anggaran sebesar Rp 750 triliun yang berlangsung dalam tiga putaran. Bila dirinci penghematan anggaran putaran pertama dilakukan sebesar Rp 300 triliun.

Lalu putaran kedua dilakukan penghematan anggaran sebesar Rp 308 triliun tetapi dana tersebut akan dikembalikan senilai Rp 58 triliun ke 17 K/L.

Putaran ketiga dilakukan penghematan sebesar Rp 300 triliun dan dari penghematan tersebut dana sebesar Rp 100 triliun dikembalikan ke BUMN sebagai penyertaan modal kerja. Dana tersebut rencananya akan digunakan untuk investasi oleh Danantara.

Investor Asing

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 5 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 56 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia